get app
inews
Aa Text
Read Next : Dugaan Keracunan MBG di Kukar, Dinkes Kirim Sampel Makanan ke BPOM, SPPG Sebulu Tutup Sementara

Situasi Tabang Berangsur Kondusif, Warga Serahkan Penanganan Kasus ke Polisi

Senin, 10 Agustus 2026 | 18:36 WIB
header img
Pertemuan Kapolres Kukar bersama tokoh masyarakat, kepala adat, dan perwakilan masyarakat Tabang. (Foto: Istimewa).

TENGGARONG, iNewsKutai.id — Situasi keamanan di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, berangsur kondusif setelah aksi masyarakat yang dipicu kematian seorang warga berinisial I.

Camat Tabang Asmi Riyandi Elvandar mengatakan aksi yang berlangsung sebelumnya merupakan bentuk penyampaian aspirasi. Warga, kata dia, meminta aparat penegak hukum mempercepat penanganan kasus kematian tersebut.

Hal itu disampaikan Elvandar setelah mengikuti pertemuan dengan Kapolres Kutai Kartanegara, tokoh masyarakat, kepala adat, serta perwakilan warga Tabang.

“Untuk kondisi Tabang ini sebetulnya aman-aman saja. Proses aksi masyarakat kemarin itu betul-betul real, hanya ingin menyampaikan sebuah aspirasi dari masyarakat kepada pihak penegak hukum untuk mempercepat proses tersebut,” kata Elvandar saat dikonfirmasi melalui telepon, Ahad, 9 Agustus 2026.

Menurut dia, masyarakat tidak menghendaki persoalan tersebut berkembang menjadi konflik. Aspirasi disampaikan untuk mendorong kepolisian segera mengungkap penyebab dan rangkaian peristiwa yang menyebabkan kematian I.

Elvandar juga meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial ataupun kabar dari percakapan warga yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Kemudian, tentunya isu-isu yang berkembang di media sosial maupun pembicaraan masyarakat itu tidak seperti yang terjadi di Kecamatan Tabang,” ujarnya.

Pernyataan serupa disampaikan Sekretaris Umum Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur, Hendrik. Ia mengatakan kondisi Tabang saat ini aman dan terkendali.

Menurut Hendrik, kesimpulan itu diperoleh dalam dialog bersama Kapolres Kukar, Camat Tabang, tokoh masyarakat, serta kepala adat.

“Kecamatan Tabang dalam kondisi kondusif, aman, dan terkendali. Tidak ada keributan, tidak ada kerusuhan, baik itu kerusuhan SARA maupun kerusuhan terkait isu-isu yang beredar selama ini. Di Kecamatan Tabang aman, tenteram, dan damai,” kata Hendrik.

Ia mengimbau masyarakat menjaga situasi tersebut selama proses hukum berlangsung. Penanganan perkara, kata dia, diserahkan kepada kepolisian.

“Kami sepenuhnya menyerahkan proses hukum ini kepada Kepolisian Republik Indonesia, kepada Bapak Kapolda Kalimantan Timur dan Bapak Kapolres Kutai Kartanegara, yang akan menangani dan memeriksa perkara ini sampai tuntas dan jelas,” ujarnya.

Sementara itu, penyelidikan atas kematian I masih berlangsung. Sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut telah diamankan di Polres Kukar untuk menjalani pemeriksaan.

Namun, hingga kini belum ada penetapan tersangka. Polisi masih mendalami keterangan saksi dan alat bukti untuk mengetahui secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi.

Hendrik meminta masyarakat Tabang tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kiranya ke depan kita semua tetap menjaga situasi aman, situasi kondusif, dan kita bisa bersatu di Kecamatan Tabang,” katanya.

Editor : Dzulfikar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut