Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sidak ke Pasar Tradisional, Satgas Pangan Polres Bontang Pastikan Minyakita Sesuai Takaran
Advertisement . Scroll to see content

Siap-siap! Harga Minyakita Naik Jadi Rp15.700 Mulai Minggu Depan

Jum'at, 19 Juli 2024 | 15:45 WIB
  • author Iqbal Dwi Purnama
Siap-siap! Harga Minyakita Naik Jadi Rp15.700 Mulai Minggu Depan
Pemerintah akan menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita menjadi Rp15.700 mulai pekan depan. (foto: antara)

JAKARTA, iNewsKutai.id - Kabar kurang menyenangkan bagi ibu rumah tangga. Pemerintah akan menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita menjadi Rp15.700 mulai pekan depan. 

Kenaikan harga Minyakita masih menunggu Peraturan Menteri Perdagangan rampung dan segera diterbitkan. Kenaikan ini diklaim sebagai penyesuaian peningkatan komponen biaya produksi.

"Harga (Minyakita) Rp15.700 kan Permendag-nya sudah dibahas, sudah selesai pembahasan. Mudah-mudahan dalam minggu depan ini, kan nunggu Permendag," ungkap Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Isy Karim di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (19/7/2024).

Dia menjelaskan, penetapan HET Minyakita yang dihitung pada 2022 sudah tidak relevan dengan situasi perekonomian saat ini. Hal ini dipicu kenaikan biaya logistik, pajak, dan komponen lainnya.

"Jadikan HET Minyakita ini ditetapkan 2022, perkembangan sudah cukup lama, komponen yang membentuk harga minyak goreng itu sudah naik sehingga sulit dipertahankan," ujarnya.

Selain itu, kenaikan HET Minyakita juga menimbang andil minyak goreng terhadap inflasi. Menurutnya, kontribusi minyak goreng terhadap inflasi sangat kecil sehingga diharapkan tidak berdampak negatif terhadap perekonomian.

"Andilnya terhadap inflasi cukup kecil sekitar 0,03 persen. Itu menjadi pertimbangan dalam kenaikan, karena ada ongkos transportasi, dan lainnya. Tinggal nunggu tanda tangan Menteri," pungkasnya.

artikel ini telah tayang di inews.id

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut