Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Genjot Pembinaan Atlet, Rudy Mas'ud Targetkan Kaltim Tiga Besar PON 2028
Advertisement . Scroll to see content

Gagal Masuk 5 Besar Perolehan Medali PON 2024, KONI Kaltim Minta Maaf

Minggu, 22 September 2024 | 12:00 WIB
  • author Abriandi
Gagal Masuk 5 Besar Perolehan Medali PON 2024, KONI Kaltim Minta Maaf
Kontingen Kaltim menduduki peringkat 8 klasemen akhir perolehan medali PON 2024. KONI Kaltim meminta maaf karena gagal memenuhi target. (foto: ilustrasi/ist)

SAMARINDA, iNewsKutai.id - Kontingan Kalimantan Timur (Kaltim) gagal memenuhi target masuk 5 besar perolehan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024. 

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim pun meminta maaf atas kegagalan tersebut. Kontingan Kaltim harus puas menduduki peringkat 8 perolehan medali dengan total 152 medali yakni 29 emas, 55 perak, 68 perunggu.

"Saya sebagai pribadi maupun mewakili KONI Kaltim menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat karena gagal mewujudkan target 5 besar perolehan medali," kata ketua KONI Kaltim Rusdiansyah dikutip dari laman Pemprov Kaltim, Minggu (22/9/2024).

Dia menyatakan, kegagalan ini merupakan tanggung jawabnya dan tidak ingin menyalahkan siapapun. Hasil ini juga menjadi bahan evaluasi untuk mempersiapkan PON selanjutnya agar bisa lebih baik lagi dari hasil tahun ini.

Menurutnya, ada beberapa cabang olahraga yang meleset dari target perolehan emas. Meski demikian, dia tetap mengapresiasi karena atlet sudah tampil maksimal.

Kabar baiknya, Kaltim tampil gemilang pada cabang gulat dengan keluar sebagai juara umum. Cabor ini menyumbang 5 emas, 4 perak, dan 6 perunggu, melampaui pencapaian di PON Papua 2021.

"Terima kasih kepada seluruh atlet yang sudah berjuang habis-habisan di lapangan. Kita akan terus maju kedepan, lanjutkan perjuangan, atur strategi baru dalam persiapan PON selanjutnya,"pungkasnya.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut