Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Data Karhutla Kaltim Simpang Siur, Selisihnya Tembus 3.538 Hektare
Advertisement . Scroll to see content

Api Karhutla Merangsek ke Permukiman Sempaja Timur, Warga Melawan dengan Ranting

Senin, 14 September 2026 | 18:54 WIB
  • author Ardi Wiriya
Api Karhutla Merangsek ke Permukiman Sempaja Timur, Warga Melawan dengan Ranting
Foto : Warga, relawan, dan petugas berjibaku memadamkan karhutla di Sempaja Timur, Samarinda, Senin (14/9/2026).

SAMARINDA, iNewsSamarinda — Api merangsek mendekati permukiman warga di Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, Senin, 14 September 2026. Di tengah kepulan asap dan lahan yang mengering, warga turun tangan melawan kobaran api dengan peralatan seadanya.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan muncul sejak siang. Api dengan cepat menjalar di antara semak dan rerumputan kering hingga mendekati kawasan tempat tinggal warga.

Ancaman itu membuat warga bergerak. Sebagian menggunakan ranting pohon untuk memukul dan memadamkan api di tepian lahan. Upaya tersebut dilakukan untuk menahan laju kebakaran sebelum menjangkau rumah-rumah.

Lurah Sempaja Timur Yuliani mengatakan kebakaran berlangsung sejak siang dan posisi api cukup dekat dengan permukiman.

“Kebakaran terjadi sejak siang hingga sekarang dan mendekati permukiman,” kata Yuliani.

Hingga sore, api masih membara di sejumlah titik. Petugas pemadam kebakaran dan relawan diterjunkan untuk menahan pergerakan api sekaligus melakukan pendinginan.

“Saat ini petugas pemadam dan relawan masih melakukan pemblokiran arah api agar tidak meluas,” ujar Yuliani.

Kondisi semak dan rerumputan yang kering membuat penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi api kembali menjalar. Warga di sekitar lokasi juga diminta meningkatkan kewaspadaan.

“Kami berharap warga tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas serta tidak melakukan pembakaran lahan,” kata Yuliani.

Hingga Senin sore, proses pemadaman masih berlangsung. Petugas dan relawan berupaya memastikan api tidak menembus kawasan permukiman.

Editor: Dzulfikar

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut