Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Aulia Dorong Peran Daerah di Sektor Energi, Siapkan Transisi Ekonomi Kukar
Advertisement . Scroll to see content

Memanda Panji Berseri Mulai Diangkat Kembali, Dispar Kukar Soroti Kekhasan Beladon

Senin, 12 Oktober 2026 | 17:38 WIB
  • author Tim iNews.id
Memanda Panji Berseri Mulai Diangkat Kembali, Dispar Kukar Soroti Kekhasan Beladon
Dispar Kukar mengangkat kembali Memanda Panji Berseri melalui kolaborasi pelaku seni dan peneliti, dengan menonjolkan beladon sebagai ciri khasnya. Foto Ist

TENGGARONG, iNewsKutai.id – Di tengah perkembangan hiburan modern, kesenian tradisional Memanda Panji Berseri menghadapi tantangan untuk tetap dikenal masyarakat. Seni pertunjukan yang berkembang di Kutai Kartanegara (Kukar) ini memiliki kekhasan bernama beladon, unsur yang disebut menjadi pembeda dari pertunjukan Memanda di daerah lain.

Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar kini mendukung upaya memperkenalkan kembali kesenian tersebut melalui kolaborasi dengan pelaku seni dan pihak yang melakukan penelitian.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda, mengatakan Memanda merupakan kesenian yang memadukan sejumlah unsur seni dalam satu pertunjukan.

Menurut dia, Memanda memiliki hubungan dengan tradisi kesenian di wilayah Kalimantan, termasuk pengaruh dari Kalimantan Selatan. Namun, bentuk pertunjukan yang berkembang di Kukar mempunyai karakter tersendiri.

“Saya jelaskan, ya. Memanda merupakan kesenian yang memang berasal dari Kutai Kartanegara. Pertunjukannya merupakan perpaduan beberapa unsur kesenian. Mohon maaf kalau saya salah, karena ada juga pengaruh dari kesenian daerah Kalimantan Selatan,” kata Zikri.

Ia menyebut beladon sebagai salah satu unsur yang memperlihatkan kekhasan Memanda Panji Berseri.

“Namun, Memanda di sini memiliki ciri khas tersendiri, yaitu beladon. Beladon itulah yang menjadi ciri khas Memanda Panji Berseri,” ujarnya.

Menjaga Identitas di Tengah Perubahan Zaman

Bagi Dispar Kukar, mempertahankan kesenian tradisional bukan hanya persoalan menyediakan panggung pertunjukan. Ada identitas budaya yang perlu dikenalkan kembali agar masyarakat memahami karakter kesenian yang berkembang di daerahnya.

Memanda Panji Berseri menjadi salah satu kesenian yang mendapat perhatian tersebut. Keberadaan beladon dinilai dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan perbedaan karakter pertunjukan Memanda di Kukar.

Namun, upaya menghidupkan kembali kesenian itu membutuhkan lebih dari sekadar pementasan sesekali. Keberlanjutan aktivitas pelaku seni dan keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam proses pelestarian.

Zikri mengatakan saat ini terdapat pihak yang tengah melakukan penelitian mengenai upaya mengangkat kembali Memanda agar tetap memiliki ruang dalam kehidupan masyarakat.

“Yang jelas, mereka sedang melakukan penelitian mengenai bagaimana cara mengangkat kembali kesenian Memanda agar bisa eksis,” katanya.

Penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pendekatan yang sesuai untuk memperkenalkan Memanda kepada masyarakat, sekaligus mempertahankan unsur tradisi yang menjadi identitasnya.

Dispar Siapkan Ruang Pertunjukan

Dalam upaya tersebut, Dispar Kukar mengambil peran melalui penyediaan tempat dan fasilitasi kegiatan pertunjukan.

Dukungan ini dimaksudkan agar pelaku seni memiliki kesempatan menampilkan karya dan memperkenalkan Memanda kepada masyarakat secara langsung.

“Dinas Pariwisata sendiri mendukung melalui kolaborasi dengan menyediakan tempat dan memfasilitasi mereka untuk tampil, sehingga para pelaku seni bisa berinteraksi melalui pertunjukan tersebut,” tutur Zikri.

Di sisi lain, Zikri menyinggung adanya informasi mengenai klaim kesenian Memanda oleh Kalimantan Selatan. Menurut dia, informasi tersebut turut memunculkan dorongan untuk menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat Kukar terhadap kesenian yang berkembang di daerahnya.

Meski demikian, asal-usul dan perkembangan Memanda di berbagai wilayah Kalimantan memerlukan penelusuran sejarah serta kajian budaya lebih lanjut. Kekhasan Memanda Panji Berseri di Kukar tidak serta-merta meniadakan tradisi serupa yang berkembang di daerah lain.

Pelestarian Tak Berhenti di Panggung

Upaya mengangkat kembali Memanda Panji Berseri masih menghadapi pekerjaan lanjutan. Selain membuka ruang pertunjukan, diperlukan kesinambungan kegiatan agar kesenian tersebut tidak hanya muncul dalam agenda tertentu.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, peneliti, dan pelaku seni menjadi salah satu pendekatan yang sedang didorong.

Kendati demikian, Dispar Kukar belum merinci jadwal pertunjukan berkelanjutan maupun program khusus yang disiapkan untuk memperluas pengenalan Memanda Panji Berseri kepada generasi muda.

Keberadaan beladon sebagai ciri khas Memanda Panji Berseri kini menjadi salah satu unsur yang ingin terus diperkenalkan.

Tantangannya bukan semata menjaga agar kesenian tersebut tetap dipentaskan, melainkan memastikan masyarakat mengenal dan memahami warisan budaya yang hidup di daerahnya.

Sebab, pelestarian seni tradisional tidak cukup hanya dengan mempertahankan namanya. Kesenian itu juga membutuhkan pelaku, penonton, dan ruang untuk terus berkembang.

Editor: Suriya Mohamad Said

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut