Setelah itu, polisi kemudian menangkap AI dan tidak berkutik lantaran FA sudah mengakui perbuatannya. "AI memerintahkan FA untuk segera mengedarkan sabu tapi ternyata sakau dan tidak mengindahkan perintah AI hingga akhirnya ditangkap,” tutur Didik.
Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti sabu seberat 3,72 gram yang dikemas dalam satu paket sedang, tiga paket kecil dan lima paket sabu siap edar.
Polisi juga menyita obat keras doubel L, handphone, dan bong dari botol bekas.
Saat ini kedua tersangka sudah dibawa ke Mako Polsek Teluk Bayur untuk diproses lebih lanjut.
Kedua tersangka terancam Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
Editor : Abriandi
Artikel Terkait