Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Aksi Pria Onani di Masjid Islamic Centre Samarinda, Netizen: Astagfirullah
Advertisement . Scroll to see content

Sudah Dikubur Puluhan Tahun, Ratusan Jasad di Cilegon Masih Utuh dan Wangi

Selasa, 20 September 2022 | 09:39 WIB
  • author Iskandar Nasution
Sudah Dikubur Puluhan Tahun, Ratusan Jasad di Cilegon Masih Utuh dan Wangi
Ilsutrasi pembongkaran makam. (foto: ist)

CILEGON, iNewsKutai.id - Kejadian sulit diterima nalar terjadi di Kota Cilegon, Banten. Ratusan jasad yang sudah dikuburkan puluhan tahun, ternyata masih utuh saat makam dibongkar.

Kejadian yang viral di media sosial itu diketahui di Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon pada 25 Agustus lalu. Pembongkaran makam dilakukan karena seluruh jasad hendak dipindahkan.

Lahan pekuburan tersebut ditukar guling untuk perluasan pabrik kimia. Pengurus Fasum Fasos Cilodan, Mahrij menyebutkan, sebanyak 319 makam berhasil ditemukan dan jasadnya dibongkar untuk dipindahkan.

Pada proses pembongkaran tersebut, warga kemudian menemukan ratusan jasad yang masih utuh. "Dari 319 makam yang dibongkar untuk dipindahkan, ada sebanyak 152 jasad yang kondisi masih utuh," jelas Mahrij.

Dia menjelaskan, pemakaman tersebut awalnya merupakan lahan pondok pesantren yang juga dijadikan tempat pemakaman umum. Setiap warga yang meninggal, pasti dimakamkan di wilayah tersebut. 

Salah seorang warga, Safi'ah mengaku ada jasad ibu dan kakaknya yang dipindahkan. Dia mengaku, pemindahan jasad ini dilakukan warga secara gotong royong.  "Semua kondisinya masih utuh," ujarnya.

Selain kondisi jasad yang masih utuh, selama prosesi pemindahan jasad tersebut juga tercium aroma yang sangat wangi. Saat ini jasad-jasad itu telah dipindahkan di wilayah Anyer, Kabupaten Serang.


(Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com dengan judul : Cilegon Gempar, Ratusan Jasad Ditemukan Masih Utuh Setelah Terkubur Puluhan Tahun)

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut