Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Petani Plasma Semringah, Harga TBS Sawit di Kaltim Kembali Naik
Advertisement . Scroll to see content

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Sentuh Rp2.241 per Kilogram

Kamis, 16 November 2023 | 17:18 WIB
  • author Emy Adawiyah
Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Sentuh Rp2.241 per Kilogram
Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) merangkak naik pekan ini. (foto: ilustrasi/dok MPI)

SAMARINDA, iNewsKutai.id - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) merangkak naik pekan ini. Untuk TBS yang dipanen dari tanaman usia 10 tahun mencapai Rp2.241 per kilogram (kg).

Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ahmad Muzakkir mengatakan, harga TBS kepala sawit periode 1-15 November 2023 mengalami kenaikan di setiap kelompok umur.

 "Kenaiknya harga TBS periode ini disebabkan terjadinya kenaikan harga jual CPO dan Kernel dari perusahaan yang menjadi sumber data,"ungkap Muzakkir dalam keterangan resminya dikutip Kamis (16/11/2023).

Dia menjelaskan, untuk CPO tertimbang, dikenakan harga Rp10.706, kemudian Harga kernel (inti sawit) rerata tertimbang yang sama sebesar Rp4.780 per kg dengan indeks K sebesar 86,91 persen.

Dia merincikan, harga TBS periode 01-15 Oktober 2023 yang dipanen dari tanama usia 3 tahun ditetapkan Rp1.976 per kg. Sementara umur 4 tahun pada harga Rp2.112per kg; umur 5 tahun Rp2.121 per kg. 

Kemudian tanaman usia 6 tahun Rp2.143 per kg; umur 7 tahun Rp2.155 per kg; umur 8 tahun Rp2.172 per kg dan umur 9 tahun seharga Rp2.214 per kg.

Muzakkir menambahkan, daftar harga TBS sawit diatas, merupakan standar harga bagi petani yang sudah bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit di Kaltim, khususnya kebun plasma.

 Kerja sama kelompok tani dengan pihak pabrik minyak sawit (PMS) diharapkan harga TBS petani sudah sesuai dengan harga normal dan tidak dipermainkan lagi oleh para tengkulak.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut