Aksi Heroik Tim SAR Selamatkan Bocah Perempuan yang Lompat ke Sungai di Muara Badak
MUARA BADAK, iNewsKutai – Teriakan panik seorang ibu memecah sunyi dini hari di tepian Sungai Desa Muara Badak Ilir, Kutai Kartanegara, Jumat, 1 Mei 2026. Dalam hitungan detik, situasi berubah menjadi aksi penyelamatan yang berlangsung cepat dan menegangkan.
Sekitar pukul 00.15 WITA, seorang anak perempuan dilaporkan melompat ke sungai dari teras rumah usai dimarahi. Arus sungai yang gelap, ditambah kondisi lingkungan yang dikenal sebagai habitat buaya, memperbesar risiko keselamatan korban.
Tim SAR gabungan yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak setelah mendengar teriakan orang tua korban. Tanpa menunggu lama, sejumlah personel berlari menuju titik kejadian dan terjun ke sungai untuk melakukan pencarian.
Dalam kondisi minim penerangan, proses penyisiran dilakukan secara manual. Korban kemudian ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri. Dugaan sementara, korban terbentur saat jatuh ke sungai sebelum akhirnya tenggelam.
Sekitar pukul 00.35 WITA, korban berhasil dievakuasi ke daratan. Tim kemudian membawa korban menggunakan kendaraan rescue menuju Klinik Qica untuk mendapatkan penanganan medis.
Koordinator lapangan pencarian, Eko Suryawinata, menyampaikan bahwa respons cepat menjadi faktor utama dalam proses penyelamatan.
“Begitu terdengar teriakan dari keluarga korban, tim langsung bergerak ke lokasi. Proses evakuasi dilakukan secepat mungkin mengingat kondisi korban tidak sadarkan diri,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan dari BPBD Kutai Kartanegara menegaskan bahwa koordinasi antar unsur menjadi kunci keberhasilan operasi di lapangan.
“Seluruh unsur bergerak cepat dan saling mendukung. Kondisi di lapangan cukup berisiko, namun berkat kerja sama tim, korban dapat segera ditemukan dan ditangani,” katanya.
Proses penyelamatan melibatkan relawan Mubasigana, Basarnas Balikpapan, BPBD Kutai Kartanegara, Pos TNI AL Marangkayu, emergency response Muara Badak, serta warga sekitar.
Selain arus sungai, tim juga menghadapi potensi ancaman dari hewan buas yang kerap muncul di kawasan tersebut. Meski demikian, proses evakuasi dapat berjalan lancar hingga korban berhasil diselamatkan.
Setelah mendapatkan penanganan medis, korban dilaporkan mulai sadar dan dalam kondisi membaik.
Editor : Dzulfikar