Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kukar Siapkan MTQH Kaltim, 1.516 Kafilah Diperkirakan Hadir dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Advertisement . Scroll to see content

Rendi Targetkan Waterpark Pulau Kumala Kembali Beroperasi saat Lebaran 2027

Rabu, 04 November 2026 | 22:23 WIB
  • author Dzulfikar Ash
Rendi Targetkan Waterpark Pulau Kumala Kembali Beroperasi saat Lebaran 2027
Foto: Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin.

TENGGARONG, iNewsKutai.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menargetkan Waterpark Pulau Kumala kembali beroperasi pada libur Lebaran 2027. Revitalisasi fasilitas wisata tersebut kini memasuki tahapan persiapan pelaksanaan dengan dukungan anggaran sebesar Rp2,5 miliar.

Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin mengatakan proses lelang pekerjaan telah selesai dan pemenang telah ditetapkan. Pemerintah daerah selanjutnya akan memastikan proses administrasi, termasuk penandatanganan kontrak, dapat segera dituntaskan.

“Saya dengar proses lelang sudah selesai dan sudah ada pemenangnya, tetapi belum ada kontrak. Nanti kita tanyakan bersama-sama,” kata Rendi, Senin (2/11/2026).

Menurut Rendi, percepatan tahapan tersebut diperlukan agar pekerjaan revitalisasi dapat segera berjalan sesuai rencana. Ia berharap masyarakat sudah bisa menikmati kembali fasilitas wisata air itu ketika memasuki masa libur Lebaran tahun depan.

“Seharusnya saat libur Lebaran 2027 masyarakat sudah bisa menikmati fasilitas tersebut. Anggarannya ada dan proses lelang sudah selesai. Sekarang tinggal kontrak, nanti saya akan tindak lanjuti lagi kepada teman-teman dinas,” ujarnya.

Selain persiapan administrasi, pemerintah daerah juga melakukan perhatian terhadap kondisi teknis fasilitas. Dari hasil pemeriksaan ulang, ditemukan kebocoran pada sejumlah bagian waterpark. Meski terlihat kecil, kebocoran tersebut ternyata menyebar dan memerlukan penanganan agar fasilitas dapat berfungsi dengan baik.

Rendi mengatakan pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh sehingga hasil revitalisasi nantinya tidak sekadar memperbaiki tampilan bangunan, tetapi juga memastikan fasilitas aman dan layak digunakan masyarakat.

Terkait kemungkinan tambahan anggaran, ia menilai pemerintah perlu mengoptimalkan terlebih dahulu alokasi Rp2,5 miliar yang telah disiapkan untuk pekerjaan revitalisasi saat ini.

Di sisi lain, Rendi juga menaruh perhatian pada pola pengelolaan Waterpark Pulau Kumala setelah revitalisasi rampung. Ia menginginkan adanya satu pengelola yang bertanggung jawab terhadap operasional dan pemeliharaan fasilitas.

Skema pengelolaan tersebut dapat melibatkan perusahaan daerah, pihak pengelola Pulau Kumala, maupun melalui mekanisme kerja sama atau penyewaan kepada pihak ketiga.

Menurut Rendi, kejelasan pengelolaan menjadi bagian penting agar fasilitas wisata yang telah dibangun pemerintah dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan memberikan nilai ekonomi bagi daerah.

Ia berharap revitalisasi Waterpark Pulau Kumala menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali potensi pariwisata daerah, sekaligus menghadirkan ruang rekreasi yang dapat dinikmati masyarakat.

“Tahun depan harus jadi. Masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan tahun depan. Kami juga ingin memastikan bersama Pak Bupati bahwa beberapa bangunan yang seharusnya sudah bisa difungsikan dapat segera digunakan,” tuturnya.

Dengan target pengoperasian pada Lebaran 2027, revitalisasi Waterpark Pulau Kumala diharapkan menjadi momentum untuk mengoptimalkan kembali aset wisata daerah sekaligus menambah pilihan destinasi rekreasi bagi masyarakat Kutai Kartanegara dan sekitarnya.

Editor: Dzulfikar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut