Kaltim Kekurangan 2.000 Tenaga Dokter

Emy Adawiyah
Kaltim kekurangan sekitar 2.000 tenaga dokter untuk pemerataan layanan kesehatan. (Foto: Ilustrasi)

Sejauh ini, Fakultas Kedokteran di Kaltim baru dimiliki Universitas Mulawarman (Unmul). Universitas terbesar di Kaltim itu, mampu menghasilkan maksimal 75 dokter dalam setahun. 

"Jumlah lulusan dengan kebutuhan sangat jauh. Jika cuma segitu kapan akan terpenuhi rasio dokter kita," keluh Jaya.

Untungnya, dua Universitas di Kaltim akan segera membuka Fakultas Kedokteran (FK) baru. Yakni Universitas Muhammadiyah Kaltim (UMKT) dan Universitas Balikpapan. Penambahan sentra pendidikan ini, diharapkan dapat menambah jumlah produksi dokter dalam daerah.

"Ya harapannya dua FK baru nanti bisa mempercepat pemenuhan dokter baik yang umum dan spesialis. Unmul juga akan membuka program studi spesialisasi baru, paru dan anestesi," tutur eks Direktur RSJ Atma Husada Mahakam ini.

Terlebih dengan hadirnya IKN di Kalimantan Timur, tantangan pemenuhan dokter semakin besar. Bertambahnya jumlah penduduk ke kawasan IKN juga harus dibarengi dengan pemenuhan tenaga kedokteran.

"IKN jadi faktor pengungkit. Ada pekerja dan PNS nanti pindah ke sini. Maka rasio kebutuhan dokternya pasti juga akan bertambah," pungkasnya.

Editor : Abriandi

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network