Gang Sempit Sulit Dijangkau Damkar, Lurah Melayu Siagakan Tandon Air di Kawasan Rawan Kebakaran

Tim iNews.id
Kelurahan Melayu, Tenggarong, menempatkan dua tandon air berkapasitas 5.500 liter di titik rawan kebakaran dan mengaktifkan kembali ronda malam saat kemarau. Foto Lurah Melayu Muhammad Hafidz, S.STP., M.A.P/Ist

Menurutnya, RT 32 menjadi salah satu lokasi prioritas karena termasuk kawasan dengan tingkat kerawanan kebakaran tinggi atau zona merah.

Sementara itu, RT 3 dipilih karena berada di kawasan permukiman dengan akses gang sempit. Kondisi tersebut membuat kendaraan pemadam kebakaran sulit menjangkau lokasi apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

"Di RT 3 itu posisinya berada di tengah gang. Mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk. Karena itu, kami tempatkan tandon air untuk membantu penanganan awal," jelasnya.

Keberadaan tandon air diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh sumber air lebih cepat ketika terjadi kebakaran, terutama sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.

Namun, Hafidz menegaskan bahwa penyediaan sarana penanganan awal saja tidak cukup. Keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan.

Karena itu, pemerintah kelurahan mendorong pengurus rukun tetangga (RT) kembali mengaktifkan ronda malam dan pos keamanan lingkungan, terutama selama musim kemarau.

Editor : Suriya Mohamad Said

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network