Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jokowi dan Prabowo Makan Malam Jelang Peralihan Kekuasaan, Ini yang Dibahas
Advertisement . Scroll to see content

Masa Jabatan Presiden Habis Tahun Depan, Ini Rencana Jokowi setelah Pensiun

Jum'at, 11 Agustus 2023 | 08:17 WIB
  • author Achmad Al Fiqri/Abriandi
Masa Jabatan Presiden Habis Tahun Depan, Ini Rencana Jokowi setelah Pensiun
Presiden Joko Widodo sudah memiliki rencana setelah masa jabatannya sebagai presiden habis tahun depan. (foto: ist/setpres)

JAKARTA, iNewsKutai.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memiliki rencana untuk menghabiskan waktu setelah masa jabatannya habis pada 2024 mendatang. Jokowi ingin kembali menjadi rakyat biasa.

Masa jabatan Presiden Jokowi akan habis seusai pemilihan presiden 2024. Mantan wali kota Solo itu mengemban jabatan presiden selama dua periode atau sejak 2014 lalu.

Jokowi ternyata sudah menyiapkan rencana setelah masa jabatannya sebagai presiden habis. Dia mengaku ingin pensiun dan kembali ke Kota Solo. Hal itu diungkapkannya dalam pertemuan dengan Pemimpin Redaksi (Pemred) media nasional di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (10/8/2023). 

Pernyataan Jokowi itu ditirukan Direktur Pemberitaan MNC Group Prabu Revolusi yang hadir dalam pertemuan tersebut.

"Saya mau pensiun. Saya mau ke Solo. Sudah saya mau ke Solo. 'Benar Pak? Bapak masih muda loh, masa langsung pensiun begitu. Kan Bapak masih bisa beri karya. 'Saya mau pensiun saja'," ujar Prabu menirukan ucapan Jokowi. 

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menepis isu liar yang menyebut dirinya akan menjadi ketua umum partai politik (parpol) usai menyerahkan jabatannya ke presiden.

"Aduh apalagi sih ini. Memang saya harus cari apalagi? Saya begini saja sudah cukup," kata Prabu menirukan pernyataan Jokowi. 

Jokowi juga mengingatkan pada seluruh pihak agar tak seenaknya mengeluarkan pernyataan 'menunggu arahan Presiden.' Permintaan itu, khusus ditujukan untuk parpol, capres, hingga cawapres. 

"Ya buat partai, buat capres, buat cawapres. Nunggu arahan Presiden ya. 'Masa kok harus nunggu arahan saya, kalau untuk hal-hal yang memang bukan untuk kenegaraan'," tuturnya.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut