Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Isu Longsor Terowongan Samarinda Dibantah, Pemkot Pastikan Sistem Pengaman Lereng Sesuai Desain
Advertisement . Scroll to see content

Andi Harun Instruksikan TPA Sampah Bukit Pinang Ditutup Permanen

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:53 WIB
  • author Abriandi
Andi Harun Instruksikan TPA Sampah Bukit Pinang Ditutup Permanen
Wali Kota Andi Harun memimpin rapat terkait pengelolaan TPA di Balai Kota Samarinda, Selasa (25/1/2022).

SAMARINDA, iNewsKutai.id -  Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Bukit Pinang dinilai sudah tidak layak lantaran lokasinya sudah bersinggungan dengan lahan warga. Karena itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera menutup TPA tersebut.

Andi Harun mengatakan, sebagai pengganti, Pemkot akan memaksimalkan TPA sementara di Sambutan. Lahan tersebut diprediksi masih bisa digunakan hingga tiga tahun kedepan.

“TPA Bukit Pinang sudah tidak layak untuk dipertahankan dalam jangka waktu yang lebih lama. Karena kondisi luasan lahan yang sudah bersingungan dengan lahan warga yang ikut terdampak dengan adanya TPA ini, jadi solusinya harus kita tutup,” kata Wali Kota saat memimpin rapat terkait TPA di Samarinda di Balai Kota, Selasa (25/1/2022).

Selain itu, Pemkot tengah mencari lokasi TPA baru yang refresentatif untuk pengelolaan sampah perkotaan. TPA di Batuan Cermin sejauh ini menjadi opsi utama meski masih terkendala dengan kepemilikan lahan. 

“Atau opsi lain, saya minta BPKAD untuk mencarikan lahan milik Pemkot yang sekiranya bisa kita manfaatkan sebagai fasilitas TPA dengan mempertimbangkan kajian teknis dari DLH. Opsi ini sebagai langkah penghematan dalam pengadaan lahan dengan menggunakan dana APBD,” kata Andi Harun dikutip iNews Kutai dari laman Diskominfo Samarinda.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut