Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Rencana Nikah Berujung Duka, Perawat dan Kekasihnya Ditemukan Tewas di Kamar Kos Elit 
Advertisement . Scroll to see content

Resmi Tersangka, Hukuman 3 Tahun Penjara Menanti Guru Penganiaya Siswa SMP Negeri 49 Surabaya

Senin, 31 Januari 2022 | 12:21 WIB
  • author Lukman Hakim
Resmi Tersangka, Hukuman 3 Tahun Penjara Menanti Guru Penganiaya Siswa SMP Negeri 49 Surabaya
Tangkapan layar guru menganiaya siswa SMP Negeri 49 Surabaya. (foto; ist)

SURABAYA, iNewsKutai - Penyidik Polresta Surabaya menetapkan oknum guru SMP Negeri 49 pelaku penganiayaan siswa sebagai tersangka. Pelaku dijerat Pasal 80 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Kedua UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 3 tahun penjara.  

Penetapan tersangka ini dilakukan penyidik Satreskrim setelah melakukan pemeriksaan dan telah disertai dua alat bukti. 

"Statusnya sudah jadi tersangka setelah kami periksa saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKP Mirzal Maulana, Senin (31/1/2022). 

Dia menambahkan, setelah menerima laporan dari orang tua korban, pihaknya langsung memanggil guru selaku terlapor. Mirzal mengaku belum menahan tersangka atas kasus ini. Sebab, penyidik masih melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengetahui apakah ada korban lain dari tindakan sang guru.

"Kami terus melakukan pendalaman," katanya. 

Diketahui, sebuah video menunjukkan kekerasan oleh oknum guru kepada siswanya viral di media sosial. Video berdurasi 3 detik pemukulan itu diduga terjadi di salah satu SMP Negeri di Surabaya.  

Dalam rekaman video, tampak dua siswa sedang berdiri di depan murid-murid lainnya. Keduanya kemudian disuruh membenarkan soal pelajaran. Tiba-tiba oknum guru berdiri sambil berucap "goblok" sambil tangan kanannya memukul kepala siswa dan tampak membenturkan kepala siswa itu ke papan tulis. 

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut