get app
inews
Aa Text
Read Next : Kukar Andalkan Tiga Desa Loa Kulu di Ajang Desa Cantik Nasional

Pajak Kendaraan Mati? Siap-Siap Terjaring Operasi Patuh Mahakam di Kukar

Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:45 WIB
header img
Foto: Petugas gabungan menggelar Operasi Patuh Mahakam di bawah Jembatan Kukar, Jumat (8/5/2026).

TENGGARONG, iNewsKutai.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Timur melalui UPTD PPRD Wilayah Kutai Kartanegara menggelar Operasi Patuh Mahakam gabungan di Jalan Timbau, bawah Jembatan Kukar, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap administrasi kendaraan bermotor sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala UPTD PPRD Wilayah Kutai Kartanegara, Hj. Ida Nuraini SH M.Si, mengatakan operasi serupa rutin dilaksanakan setiap tahun untuk memastikan masyarakat mematuhi aturan lalu lintas dan kewajiban pajak kendaraan.

“Setiap tahun kami melaksanakan kegiatan seperti ini untuk memastikan para pengendara mematuhi aturan, kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan bermotor, termasuk kelengkapan kendaraan seperti SIM, STNK, maupun perlengkapan keselamatan lainnya,” ujar Ida.

Ia menjelaskan, operasi yang dimulai pukul 08.30 WITA tersebut merupakan kegiatan gabungan pertama di Kutai Kartanegara pada tahun 2026. Secara keseluruhan, operasi serupa direncanakan berlangsung empat kali dalam setahun.

Menurut Ida, operasi gabungan tidak hanya berfokus pada penegakan aturan lalu lintas, tetapi juga menjadi langkah mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor.

“Tujuannya juga untuk mengoptimalkan peningkatan PAD yang memang menjadi target pemerintah agar terus meningkat secara berkelanjutan,” katanya.

Dalam operasi itu, masyarakat yang memiliki tunggakan pajak kendaraan juga dapat langsung melakukan pembayaran maupun perpanjangan di lokasi. Bapenda turut menyiapkan layanan Samsat Mobil Jelajah guna mempermudah akses pembayaran pajak kendaraan.

“Karena hari ini kami berada langsung di lapangan, maka masyarakat bisa langsung membayar pajak kendaraan di tempat,” ujarnya.

Operasi gabungan tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya Satlantas Polres Kukar, Bapenda Kabupaten, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, hingga Satpol PP.

Menurut Ida, keterlibatan lintas instansi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap tertib administrasi kendaraan sekaligus menjaga ketertiban lalu lintas.

Ia juga menjelaskan, penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) menjadi salah satu skema untuk memperkuat pendapatan daerah.

Melalui skema tersebut, sebagian penerimaan pajak kendaraan dapat langsung masuk ke kas daerah sehingga pemanfaatannya dinilai lebih cepat dan terarah untuk kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan layanan publik.

“Dana dari opsen pajak ini nantinya kembali ke masyarakat, baik untuk pembangunan jalan, fasilitas transportasi, pelayanan publik, hingga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.

Ida turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini telah taat membayar pajak kendaraan bermotor.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini sudah patuh dan taat membayar pajak kendaraan,” ucapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang belum memenuhi kewajiban pajak kendaraan agar segera melakukan pembayaran demi mendukung tertib administrasi kendaraan bermotor serta pembangunan daerah.

Selain itu, masyarakat diminta tetap memperhatikan keselamatan berkendara dengan melengkapi seluruh perlengkapan kendaraan saat berada di jalan raya.

Editor : Dzulfikar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut