Kaya Batu Bara, Kukar Ingin Masuk Bisnis Listrik Lewat Perusahaan Daerah
Dari Daerah Penghasil Menuju Pengolah Energi
Selama ini, batu bara yang ditambang di Kukar menjadi bagian dari rantai pasok energi untuk berbagai kebutuhan. Komoditas tersebut diangkut menuju lokasi pemanfaatan, termasuk pembangkit listrik di luar kawasan tambang.
Aulia menginginkan pola berbeda. Batu bara dapat dimanfaatkan di dekat sumbernya, sementara energi listrik yang dihasilkan disalurkan melalui jaringan transmisi.
Menurut dia, pendekatan tersebut sekaligus dapat mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas pengangkutan batu bara.
“Kita melakukan pembangunan pembangkit listrik mulut tambang sehingga ini bisa mereduksi dampak buruk yang diakibatkan dari proses pengiriman batu bara itu sendiri. Sehingga yang keluar itu sudah dalam bentuk listrik, bukan dalam bentuk batu bara lagi,” ujarnya.
Gagasan itu menempatkan Kukar bukan semata sebagai wilayah penyedia bahan baku, tetapi juga sebagai lokasi pengolahan energi.
Kendati demikian, perubahan tersebut tidak otomatis menjamin peningkatan pendapatan daerah. Manfaat ekonominya akan bergantung pada struktur investasi, kepemilikan usaha, biaya produksi, dan skema penjualan listrik yang nantinya disepakati.
Editor: Suriya Mohamad Said