Pembunuhan keji pasutri yang berprofesi sebagai guru itu pertama kali diketahui rekan sejawatnya yang datang ke rumah lantaran korban tidak masuk kerja tanpa keterangan.
Saat dicek, keduanya ditemukan telah tewas dengan kondisi yang mengenaskan. Tidak hanya itu, barang-barang korban dalam kondisi acak-acakan. Tidak hanya barang berharga, pelaku juga membawa kabur mobil korban.
Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya mengarah pada pelaku Yusa Cahyo Utomo. Namun, saat akan ditangkap, pelaku melakukan perlawanan sehingga dilumpuhkan dengan tembakan di kaki.
"Dari tangan pelaku disita barang bukti berupa handphone (HP) milik seluruh korban, tas milik Agus Komarudin, mobil serta dompet," pungkasnya.
artikel ini telah tayang di inews.id
Editor : Abriandi
Artikel Terkait