2 Gerbang Investasi Baru Siap Tangkap Peluang Hilirisasi dan Efek IKN

Dzulfikar Ash
Ilustrasi, Kota Bontang. (Istimewa).

BONTANG, iNewsBontang.id — Kota Bontang terus memperkuat posisinya sebagai salah satu tujuan investasi strategis di Kalimantan Timur. Didukung lokasi yang terhubung dengan jalur logistik nasional, keberadaan industri skala besar, serta kedekatan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), daerah ini menawarkan dua kawasan industri unggulan untuk menarik investasi domestik maupun asing.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang Muhammad Aspian Nur mengatakan dua kawasan yang menjadi andalan investasi tersebut adalah Kaltim Industrial Estate (KIE) dan Kawasan Peruntukan Industri Bontang Lestari.

“Kedua kawasan ini kami siapkan sebagai pusat pengembangan industri, hilirisasi, logistik, dan investasi berkelanjutan di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Kaltim Industrial Estate (KIE) saat ini menjadi salah satu kawasan industri yang berkembang pesat di Bontang. Kawasan seluas 214,09 hektare tersebut telah dilengkapi infrastruktur dasar yang mendukung aktivitas industri dan bisnis.

Sejumlah kegiatan usaha yang berkembang di kawasan ini meliputi pengembangan kawasan industri, produksi beton siap pakai (ready mix concrete), bisnis properti dan perdagangan, hingga proyek engineering, procurement and construction (EPC).

Menurut Aspian, keragaman sektor usaha tersebut menjadikan KIE memiliki fleksibilitas tinggi untuk mengakomodasi berbagai investasi baru. Kawasan ini juga memiliki keunggulan karena berada dekat dengan industri petrokimia, energi, dan manufaktur yang telah beroperasi.

“Kondisi ini memberikan nilai tambah bagi investor yang ingin mengembangkan industri hilirisasi maupun industri pendukung,” katanya.

Dari sisi konektivitas, KIE terhubung dengan Pelabuhan Lok Tuan, Pelabuhan LNG Badak, serta jaringan jalan utama menuju Samarinda dan Balikpapan. Selain itu, kawasan ini didukung pasokan listrik, air bersih, jaringan telekomunikasi, serta ketersediaan tenaga kerja yang siap mendukung kebutuhan industri.

Sementara itu, Kawasan Peruntukan Industri Bontang Lestari diproyeksikan menjadi pusat pengembangan industri berskala besar dengan luas mencapai 1.102 hektare.

Lahan yang tersedia membuka peluang investasi di berbagai sektor strategis, mulai dari industri pengolahan dan hilirisasi sumber daya alam, pusat logistik dan pergudangan, hingga pengembangan energi dan industri hijau.

Keunggulan utama kawasan ini terletak pada lokasinya yang berada di wilayah pesisir, sehingga memiliki akses yang kuat terhadap jalur distribusi laut. Kondisi tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi rantai pasok sekaligus mendukung aktivitas ekspor dan impor.

“Di tengah semakin terbatasnya lahan industri di berbagai daerah, Bontang Lestari menawarkan peluang investasi jangka panjang yang sangat prospektif,” ujar Aspian.

Momentum pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) turut menjadi katalis bagi peningkatan minat investasi di Kalimantan Timur. Dalam ekosistem tersebut, Bontang dipandang memiliki peran strategis sebagai pusat industri dan logistik pendukung.

Di saat yang sama, kebijakan hilirisasi yang terus didorong pemerintah pusat membuka peluang lebih besar bagi masuknya investasi sektor pengolahan berbasis sumber daya alam.

Aspian optimistis kombinasi antara ketersediaan lahan, kesiapan infrastruktur, dukungan energi, serta akses ke pasar domestik dan ekspor akan meningkatkan daya tarik investasi Kota Bontang dalam beberapa tahun mendatang.

“Kami berharap promosi yang terus dilakukan terhadap Kaltim Industrial Estate dan Kawasan Industri Bontang Lestari dapat menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di berbagai sektor strategis,” katanya.

Menurut dia, masuknya investasi baru tidak hanya akan meningkatkan realisasi investasi daerah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta memperkuat daya saing industri Kalimantan Timur di tingkat nasional maupun global.

Editor : Dzulfikar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network