Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menkeu Sri Mulyani Pastikan Tak Ada PHK Tenaga Honorer Imbas Efisiensi Anggaran
Advertisement . Scroll to see content

Harga Tanah di Ibu Kota Baru Naik, Ini Pesan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk Pemilik Lahan

Kamis, 06 Januari 2022 | 11:30 WIB
  • author Rina Anggraeni
Harga Tanah di Ibu Kota Baru Naik, Ini Pesan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk Pemilik Lahan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto Setkab)

JAKARTA, iNews.id - Status Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur berdampak pada harga lahan terutama di wilayah Penajam dan Kutai Kartanegara. Pemilik tanah diminta membuat perencanaan matang dalam pengelolaan lahan mengingat nilainya dipastikan melambung tinggi.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani bahkan memperkirakan, harga tanah di kawasan IKN khususnya Kutai Kartanegara akan naik sebentar lagi. 

"Bapak presiden memberikan pemihakan luar biasa bagi Kalimantan dan Kalimantan Timur, persiapan membangun IKN. Saya hampir yakin bapak atau ibu kalau punya tanah di sini harganya sebentar lagi naik semuanya," kata dia, dikutip dari YouTube Kementerian Keuangan, Kamis (6/1/2021). 

Karena itu, dia meminta agar warga Kalimantan memiliki perencanaan yang matang dan mempersiapkan diri. Pasalnya, kehidupan di IKN akan jauh berbeda, begitu juga dengan biaya hidupnya. 

"Jadi bapak atau ibu harus memiliki perencanaan makin matang sebab hidup di lokal ini akan berubah sama sekali dengan hadirnya IKN. Antara mimpi dan enggak mimpi, bener enggak sih (akan jadi IKN)? Kayaknya enggak, tapi nanti tiba-tiba jadi," tuturnya.  

Pemerintah pun telah mulai melakukan persiapan, mulai membangun jalan tol, bendungan, dan lainnya. Menurut dia, ekonomi akan maju jika infrastrukturnya tersedia. Dia pun berharap sumber daya manusia (SDM) di wilayah calon IKN baru tersebut bisa ditingkatkan. 

"Siapkan SDM-nya, karena ekonomi bisa maju karena infrastruktur dibangun. Adanya kantor, jembatan, tetapi kalau rakyatnya tertinggal, itu ngenes. Itu tidak bagus dan tidak berkelanjutan," ujar Sri Mulyani.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut