Biadab! Serangan Bom Israel Tewaskan 14 Staf PBB di Jalur Gaza

GAZA, iNewsKutai.id - Kebiadaban militer Israel semakin menjadi-jadi. Terbaru, sebanyak 14 staf PBB dari Badan Pekerjaan dan Bantuan untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) tewas akibat serangan brutal tentara Zionus sejak Sabtu (7/10/2023) lalu.
Jumlah korban tersebut bertambah 2 orang dibandingkan dengan data yang diumumkan sebelumnya pada Kamis (12/10/2023) lalu.
"Organisasi PBB, UNRWA telah kehilangan 14 anggota staf. Mereka adalah guru, insinyur, penjaga dan psikolog, serta seorang ginekolog,” ungkap Komisaris Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini, dalam pernyataannya, Minggu (15/10/2023).
Dia menjelaskan, 13.000 pekerja UNRWA yang berada di Jalur Gaza terpaksa meninggalkan rumah mereka karena khawatir menjadi sasaran serangan rudal Israel.
"Ada 400.000 pengungsi kini berada di sekolah-sekolah dan gedung-gedung UNRWA,” ujarnya.
Situasi di Gaza, menurut dia, kini telah mendekati bencana kemanusiaan. Hal itu dipicu pengepungan disertai pengeboman infrastruktur sipil terutama di wilayah padat penduduk.
“Pengepungan dan serangan dengan target infrastruktur sipil di wilayah padat penduduk tidak akan membawa perdamaian di Gaza," kata Lazzarini.
Sekadar diketahui, Israel membombardir Jalur Gaza setelah pejuang Palestina dari kelompok Hamas melancarkan serangan roket besar-besaran yang mengejutkan Israel pada 7 Oktober lalu.
Total jumlah korban tewas di pihak Israel sekitar 1.300 jiwa. Sementara di Palestina, ada lebih dari 2.670 warga sipil yang dibunuh zionis selama delapan hari terakhir.
Artikel ini telah tayang di www.inews.id pada 16 Oktober 2023
Editor : Abriandi