Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Keji! Bantuan Tepung dari Amerika Serikat untuk Warga Gaza Diduga Dicampur Narkoba
Advertisement . Scroll to see content

Biadab! Militer Israel Tembak Satu-satu Pasien di Rumah Sakit Gaza dengan Tangan Terikat 

Kamis, 25 April 2024 | 13:53 WIB
  • author Anton Suhartono
Biadab! Militer Israel Tembak Satu-satu Pasien di Rumah Sakit Gaza dengan Tangan Terikat 
Tentara Israel menganiaya dan menelanjangi pria dan anak-anak Palestina di Stadion Gaza. Kuburan massal ditemukan di dua RS Gaza. (Foto: ilustrasi/x)

ISTANBUL, iNewsKutai.id - Kebiadaban tentara Isral dalam invasi ke Jalur Gaza kembali terungkap. Militer zionis ternyata mengeksekusi ratusan pasien di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, Gaza Selatan dan Al Shifa, Gaza Utara. 

Lebih kejam lagi, mereka mengeksekusi pasien tersebut dalam kondisi tangan terikat. Kekejaman ini terungkap menyusul penemuan kuburan massal di dua kompleks rumah sakit tersebut.

Sedikitnya 300 jenazah ditemukan terkubur dalam kondisi mengenaskan. Mereka diduga dibantai tentara zionis selama 4 bulan menduduki Rumah Sakit Nasser.

Kantor media Gaza pada Rabu (24/4/2024) dalam laporannya menyebut jika para korban merupakan pasien, korban perang yang terluka, serta pengungsi yang mencari perlindungan.

“Kedalaman kuburan massal yang kami temukan (di Rumah Sakit Nasser) mengonfirmasi makam tersebut digali menggunakan alat berat, seperti buldoser Israel dan kendaraan lainnya,” kata kepala kantor media Gaza, Ismail Al Thawabteh kepada Anadolu.

Dia menambahkan, tentara Israel juga diketahui menculik sembilan dokter dari RS. Sampai saat ini, nasib dan keberadaan dokter belum diketahui. 

Penemuan ini mengejutlkan lembaga-lembaga HAM internasional dan PBB. Para pejabat PBB mengatakan temuan kuburan massal di dua rumah sakit Gaza, satu lainnya di Al Shifa, meningkatkan kekhawatiran adanya kejahatan perang yang sedang berlangsung oleh Israel.

Editor: Abriandi

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut