Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tolak Ajakan Shalat Jamaah di Masjid, Gadis Belia di Tenggarong Malah Dibawa Kabur Pria ke Kalsel
Advertisement . Scroll to see content

Sadis! Belasan Warga Siksa Bocah karena Diduga Curi Celana Dalam, Kuku Dicabut Pakai Tang

Kamis, 12 Desember 2024 | 13:45 WIB
  • author Tata Rahmanta
Sadis! Belasan Warga Siksa Bocah karena Diduga Curi Celana Dalam, Kuku Dicabut Pakai Tang
Bocah 10 tahun di Boyolali dianiaya belasan warga karena dituduh curi celana dalam. (Foto : Ilustrasi)

KM kemudian dianiaya beramai-ramai.

Mulyadi yang berusaha melindungi anaknya justru dipukul di bagian kepala dan dipaksa menyaksikan penyiksaan anaknya oleh warga.

"Saya mendapat hantaman di bagian kepala dan dipaksa duduk agar tidak bisa melindungi anak saya," ujarnya.

Setelah warga puas melakukan penganiayaan, Mulyadi kemudian membawa putranya ke rumah sakit di Boyolali. Lantaran mengalami luka yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr Moewardi Kota Solo untuk mendapat perawatan medis.

Dari hasil pemeriksaan medis, MK mengalami luka parah di bagian kepala hingga mengalami penyumbatan pembuluh darah di bagian belakang dan retak di bagian depan. 

Korban juga mengalami patah tulang hidung serta kuku jari kaki sebelah kanan terlepas akibat dicabut dengan tang. Akibat luka-luka yang diderita, MK tidak bisa mengikuti ujian semester di sekolahnya.

"Saya sudah melaporkan (penganiayaan putranya) ke polisi (Polres Boyolali)," ucapnya.

Terpisah, Kepala Desa Banyusri Joko Susilo terkesan lepas tangan dengan penyiksaan anak di bawah umur tersebut. Dia hanya meminta masyarakat tetap menjaga kerukunan antarwarga.

"Saua sudah mengupayakan untuk mediasi damai setelah kejadian, namun tidak menemukan titik temu di antara kedua belah pihak," kilahnya.

Kasi Humas Polres Boyolali AKP Arif Mudi menyatakan pihakya sudah menerima laporan terkait peristiwa penganiayaan secara bersama-sama terhadap anak di bawah umur.

"Kasus penganiayaan tersebut sudah dalam penanganan Polres Boyolali," pungkasnya.

artikel ini telah tayang di inews.id

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut