Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Keji! Bantuan Tepung dari Amerika Serikat untuk Warga Gaza Diduga Dicampur Narkoba
Advertisement . Scroll to see content

Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata, Pembantaian Keji di Gaza Berakhir?

Kamis, 16 Januari 2025 | 07:47 WIB
  • author Anton Suhartono
Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata, Pembantaian Keji di Gaza Berakhir?
Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata selama 42 hari di Jalur Gaza, Palestina. (foto: ilustrasi/ist)

GAZA, iNewsKutai.id - Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata pada Rabu (15/1/2025). Kesepakatan ini menjadi angin segar untuk menghentikan pembantaian warga sipil di Jalur Gaza, Palestina oleh pasukan Zionis.

Negoisator Hamas dan Israel menyepakati menghentikan perang selama 42 hari. Gencatan senjata ini diumumkan pada Rabu (15/1/2025) malam waktu setempat atau Kamis pagi WIB.

Gencatan senjata ini mencakup penarikan pasukan Israel secara bertahap dari Jalur Gaza.

Israel juga akan membebaskan tahanan Palestina yang mendekam di penjara-penjara negara Yahudi itu. Sebagai imbalan, Hamas akan membebaskan 34 sandera Israel yang ditawan. 

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden  sudah mengonfirmasi jika Israel dan Hamas telah menyepakati proposal gencatan senjata. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Qatar Majed Al Ansari mengatakan, Israel dan Hamas menyepakati kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku pada 19 Januari.

"Kedua pihak menyetujui jadwal sesuai dengan banyak rincian untuk persiapan gencatan senjata," kata Al Ansari, kepada Al Jazeera.

Kesepakatan damai ini disambut gembira warga Gaza. Mereka turun ke jalan sambil mengibarkan bendera Palestina. 

Pemandangan itu terlihat di sekitar Rumah Sakit syuhada Al Aqsa di Deir AL Balah, Gaza Utara. Di Khan Younis, warga juga memadati jalanan untuk merayakan perdamaian.

“Saya bahagia, ya, saya menangis, tetapi ini adalah air mata kebahagiaan,” kata Ghada, seorang pengungsi.

Editor: Abriandi

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut