Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pagar DPRD Kaltim Jebol, Massa Masuk Halaman: Tuntut Hak Angket Usut Kebijakan Gubernur
Advertisement . Scroll to see content

Jumlah Angkatan Kerja Meningkat, Angka Pengangguran di Kaltim Turun 0,42 Persen

Jum'at, 16 Mei 2025 | 14:29 WIB
  • author Emy Adawiyah
Jumlah Angkatan Kerja Meningkat, Angka Pengangguran di Kaltim Turun 0,42 Persen
Angka pengangguran di Kaltim mengalami penurunan 0,42 persen pada Februari 2025. (foto: ilustrasi/ist)

SAMARINDA, iNewsKutai.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kaltim pada Februari 2025 sebesar 5,33 persen. 

Angka ini mengalami penurunan 0,42 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada Februari 2024. Hal ini berbanding lurus dengan peningkatan jumlah angkatan kerja yang mencapai 2.123.156 orang.

Jumlah tersebut meningkat 113.639 orang dibandingkan Februari 2024. Selain itu, jumlah penduduk yang bekerja juga mengalami peningkatan yakni sebanyak 115.996 orang menjadi 2.009.990 orang pada Februari 2024.

Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, mengungkapkan sektor pertambangan masih menjadi tulang punggung penyerapan tenaga kerja di Benua Etam.

"Sektor pertambangan dan penggalian masih menjadi lapangan usaha yang menyerap tenaga kerja terbesar yaitu sebanyak 46.002 orang," jelas Yusniar dalam keterangan resminya, Jumat (16/5/2025).

Pada Februari 2025, komposisi pekerja di Kaltim masih didominasi oleh kegiatan formal. Sebanyak 943.098 orang (46,92 persen) bekerja di sektor informal, sementara 1.066.892 orang (53,08 persen) berada di sektor formal.

Selanjutnya penduduk bekerja pada kegiatan informal naik sebesar 0,05 persen poin jika dibandingkan Februari 2024. Sebaliknya, pekerja formal turun 0,05 persen poin dibandingkan Februari 2024.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut