get app
inews
Aa Text
Read Next : Paripurna DPRD Kukar Memanas, PDIP Ancam Boikot Kebijakan Bupati Gara-gara Raperda Pesantren

Kukar Andalkan Tiga Desa Loa Kulu di Ajang Desa Cantik Nasional

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:45 WIB
header img
Foto: Penandatanganan pencanangan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Kecamatan Loa Kulu.

TENGGARONG, iNewsKutai.id — Tiga desa di Kecamatan Loa Kulu terpilih mewakili Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam ajang Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tingkat nasional tahun 2026. Ketiga desa tersebut ialah Desa Sumber Sari, Desa Loa Kulu, dan Desa Ponoragan.

Pencanangan program Desa Cantik digelar di BPU Loa Kulu Kota, Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan itu dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai, anggota DPRD Kaltim dapil Kukar Ahmad Reza Pahlevi, Wakil Ketua III DPRD Kukar Junaidi, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kukar.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan program Desa Cantik menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong desa lebih melek data dan statistik sebagai dasar perencanaan pembangunan.

“Ini salah satu langkah maju agar desa-desa kita semakin memahami pentingnya data,” kata Aulia.

Menurut dia, capaian Kukar dalam program tersebut terus meningkat. Pada 2024, Kukar hanya meraih juara tingkat provinsi. Setahun berikutnya, Desa Batuah berhasil menembus tingkat nasional dengan menempati posisi keenam.

Tahun ini, Pemkab Kukar menargetkan hasil yang lebih tinggi.

“Kita berharap bisa masuk tiga besar, bahkan menjadi juara satu di tingkat nasional,” ujarnya.

Aulia menyebut pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan berupa infrastruktur, pembinaan desa, hingga koordinasi bersama Badan Pusat Statistik untuk menunjang target tersebut.

“Infrastruktur dan pembinaan sudah kami siapkan. Mudah-mudahan hasilnya maksimal,” katanya.

Ia menambahkan, program Desa Cantik juga akan diintegrasikan dengan program Kukar Idaman Terbaik dan RT Ku Terbaik, terutama dalam pengelolaan data hingga tingkat rukun tetangga (RT).

“Data di Desa Cantik nantinya bisa terkoneksi sampai tingkat RT,” ucapnya.

Penetapan tiga desa perwakilan Kukar, kata Aulia, dilakukan sepenuhnya oleh BPS Provinsi Kalimantan Timur setelah melalui proses verifikasi dan penilaian terhadap sejumlah desa di Kukar.

“Mereka sudah melakukan penilaian terhadap desa-desa di Kukar, lalu memilih tiga desa ini untuk mengikuti lomba,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji berharap program Desa Cantik dapat menjadi pemicu bagi desa-desa lain di Kalimantan Timur untuk membangun sistem perencanaan berbasis data.

“Data yang valid akan membantu desa menyusun pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkualitas,” ujarnya.

Menurut Seno, data statistik yang akurat penting untuk mendukung penyusunan kebijakan di berbagai sektor, mulai dari tenaga kerja, kemiskinan, hingga perekonomian desa.

“Kalau datanya benar, pembangunan juga akan sesuai kondisi riil di lapangan,” katanya.

Ia berharap tiga desa perwakilan Kukar mampu meraih prestasi di tingkat nasional sekaligus menjadi contoh bagi ratusan desa lain di Kalimantan Timur.

Editor : Dzulfikar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut