5 Hari Belum Padam, Karhutla Sangasanga Hanguskan 250 Hektare, Api Dekati Permukiman
TENGGARONG, iNewsKutai.id — Kebakaran hutan dan lahan di Pendingin, Kecamatan Sangasanga, Kutai Kartanegara, belum sepenuhnya padam setelah lima hari penanganan. Api masih terdeteksi di sejumlah titik, sementara kabut asap tebal dan angin kencang menyulitkan petugas menjangkau area kebakaran.
Pemantauan menggunakan drone memperkirakan luas lahan yang terbakar sejak hari pertama telah mencapai sekitar 250 hektare. Sebagian titik api berada cukup jauh dari akses jalan, sehingga proses pemadaman harus dilakukan dengan menjangkau lokasi yang sulit.
Koordinator Lapangan BPBD Kutai Kartanegara, Husaini, mengatakan petugas masih menemukan titik api di sekitar Pendingin.
“Masih ada titik api terlihat, tidak sepenuhnya bisa dipadamkan,” kata Husaini dalam laporan penanganan karhutla BPBD Kukar, Sabtu (22/8/2026).
Api dilaporkan mengarah ke permukiman
Situasi sempat mengkhawatirkan pada Sabtu siang. Sekitar pukul 11.30 WITA, tim gabungan menerima laporan adanya titik api yang bergerak ke arah permukiman warga di RT 09.
Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan memusatkan pemadaman pada area yang diperkirakan seluas empat hingga lima hektare.
Air dari rawa dimanfaatkan sebagai sumber utama pemadaman. Sejumlah peralatan dikerahkan, mulai dari mesin pompa, selang, jet shooter, water tank, hingga mobil tangki dalkarhutla.
Namun, medan dan kondisi cuaca menjadi tantangan tersendiri. Sumber air berada cukup jauh dari beberapa titik kebakaran, sementara konektor selang beberapa kali mengalami kendala.
Kabut asap yang cukup tebal dan tiupan angin kencang turut menyulitkan petugas. Angin juga membuat pergerakan api perlu terus diwaspadai, terutama pada titik-titik yang berada dekat dengan permukiman.
Pemadaman dihentikan sementara malam hari
Setelah melakukan penanganan sepanjang hari, sekitar pukul 20.00 WITA tim TRC BPBD Kukar bersama unsur gabungan menghentikan sementara kegiatan pemadaman dan kembali ke posko untuk beristirahat.
Penanganan kebakaran melibatkan BPBD Kukar, Redkar Sangasanga, Koramil, unsur Kecamatan Sangasanga, Damkar Matan, Polsek Anggana, relawan, serta sejumlah unsur lainnya.
Belum diketahui secara pasti berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memadamkan seluruh titik api di kawasan tersebut.
Penyebab kebakaran juga masih belum diketahui.
Dengan luas area terdampak yang diperkirakan mencapai 250 hektare dan api yang masih terdeteksi, petugas masih harus berpacu dengan kondisi lapangan untuk mencegah kebakaran meluas, terutama ke kawasan permukiman.
Editor : Dzulfikar