Hujan Ekstrem Diprakirakan Guyur Kaltim hingga Februari, Ini Imbauan BMKG

Emy Adawiyah
Hujan ekstrem diprakirakan akan mengguyur wilayah Kaltim hingga Februari 2024. ( Foto: ilustrasi/BMKG)

SAMARINDA, iNewsKutai.id - Warga Kalimantan Timur (Kaltim) diimbau untuk mewaspadai potensi bencana akibat cuaca buruk dalam dua bulan kedepan. Hujan ekstrem diprakirakan akan mengguyur wilayah Kaltim hingga Februari 2024.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida mengatakan, awal Januari, hampir seluruh wilayah Kaltim sudah memasuki musim hujan dengan curah yang semakin meningkat.

Prediksi menunjukkan, intensitas hujan akan mencapai puncaknya sekitar Februari dan terjadi merata di seluruh Kaltim. 

"Puncak musim hujan di Kaltim diprediksi pada Februari dan selama periode itu akan terjadi hujan yang cukup ekstrem,"jelas Diyan dalam dialog Waspada Cuaca Ekstrim, dikutip dari laman Pemprov Kaltim, Kamis (10/1/2024).

Menghadapi dampak hujan ekstrem tersebut, Diyan meminta agar masyarakat mewaspadai potensi bencana seperti longsor dan banjir. Dia memberikan catatan khusus bagi warga yang bermukim di wilayah pesisir Kaltim.

Diyan mengungkapkan, terdapat potensi rob berbahaya mengancam wilayah yang berbatasan langsung dengan laut. Terutama saat pasang surut mencapai maksimum 2,9 meter di pesisir timur, yang dapat menimbulkan bencana.

Dia pun meminta masyarakat untuk tetap memantau informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui website atau aplikasi resmi.

Walaupun secara umum hujan diperkirakan terjadi malam hingga menjelang pagi hari, tidak menutup kemungkinan adanya hujan pada sore hingga siang hari. Proses penguapan yang cukup dapat menumbuhkan awan konvektif, mendukung terjadinya hujan di berbagai waktu.

Sementara wilayah maritim tetap berpotensi hujan, tinggi gelombang di sekitar perairan Kaltim diperkirakan tidak melebihi 1,25 meter, masuk dalam kategori gelombang rendah. Namun, perairan di Selat Makassar bagian tengah dan utara berpotensi mengalami gelombang hingga 2 meter.

Dirinya juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dan mempersiapkan langkah-langkah pengamanan, serta mengikuti perkembangan informasi cuaca yang terus diperbaharui. Semoga dengan kewaspadaan ini, dampak dari musim hujan dapat diminimalkan

Editor : Abriandi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network