Modus Google Maps Terbongkar! Polres Kukar Tangkap 40 Tersangka Narkoba

Zailany
Foto: Barang bukti narkotika diperlihatkan saat konferensi pers hasil Operasi Antik Mahakam 2026 di Mapolres Kutai Kartanegara, Jumat (31/7/2026).

Kutai Kartanegara, iNewsKutai.idPolres Kutai Kartanegara (Kukar) mengungkap 29 kasus peredaran narkotika dalam Operasi Antik Mahakam 2026 yang digelar selama 10-30 Juli 2026. Dari operasi tersebut, polisi menangkap 40 tersangka dan menyita sabu, pil ekstasi, uang tunai, hingga kendaraan yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkoba.

Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra mengatakan, dari 29 kasus yang diungkap, empat di antaranya merupakan target operasi, sedangkan 25 lainnya merupakan kasus non-target operasi.

“Selama Operasi Antik Mahakam 2026 kami berhasil mengungkap sebanyak 29 kasus, terdiri dari empat target operasi dan 25 non-target operasi,” ujarnya.

Sebanyak 40 tersangka yang diamankan terdiri atas 35 laki-laki dan lima perempuan. Polisi turut menyita barang bukti berupa sabu seberat 120,21 gram, empat butir pil ekstasi, uang tunai Rp8.243.000, telepon genggam, alat isap sabu (bong), kendaraan bermotor, serta barang bukti lain yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Polisi memperkirakan nilai sabu yang disita mencapai sekitar Rp240,42 juta, sedangkan empat butir ekstasi bernilai sekitar Rp2,2 juta. Dari pengungkapan itu, diperkirakan sekitar 1.200 orang berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Selain mengungkap puluhan kasus, polisi juga menemukan modus baru transaksi narkotika. Para pelaku memanfaatkan fitur titik koordinat di Google Maps untuk menentukan lokasi penyimpanan barang, lalu mengirimkan koordinat kepada pembeli agar mengambil paket tanpa bertemu langsung.

Kasat Resnarkoba Polres Kukar AKP Aulia Hadi Rahmat mengatakan pihaknya telah mengantisipasi modus tersebut dengan memanfaatkan teknologi kepolisian dalam proses penyelidikan.

“Kami juga menggunakan teknologi kepolisian untuk mengungkap modus-modus tersebut,” katanya.

Berdasarkan hasil Operasi Antik Mahakam 2026, wilayah Tenggarong dan Kota Bangun menjadi daerah dengan jumlah pengungkapan kasus terbanyak. Dari 20 kecamatan di Kutai Kartanegara, kasus paling menonjol berasal dari kawasan sekitar Tenggarong.

“Kalau berdasarkan Operasi Antik Mahakam yang kami lakukan dan jumlah tersangka yang berhasil diamankan, mayoritas berasal dari wilayah Tenggarong dan Kota Bangun,” ujarnya.

Aulia mengakui tantangan terbesar penyidik bukan saat menangkap pelaku, melainkan membongkar jaringan di atasnya. Menurutnya, para pengedar kerap menutup informasi sehingga menyulitkan proses pengembangan perkara.

“Kendalanya tentu dalam proses pengungkapan jaringan. Ketika kami melakukan penindakan terhadap pengedar, mereka berusaha menutup-nutupi informasi dan menghalangi penyelidikan,” jelasnya.

Ia juga menyebut mayoritas tersangka berusia 20-30 tahun atau masuk kelompok usia produktif. Kondisi ini menjadi perhatian karena kelompok usia tersebut dinilai rentan terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Menanggapi temuan transaksi narkotika di sejumlah tempat hiburan keluarga, Polres Kukar memastikan akan meningkatkan razia dan patroli rutin di lokasi-lokasi yang dinilai rawan.

“Antisipasi dari pihak kepolisian tentu akan meningkatkan kegiatan pengawasan, seperti melaksanakan razia malam di lokasi-lokasi tempat hiburan tersebut,” tegas Aulia.

Polres Kukar menegaskan pemberantasan narkotika tidak berhenti setelah Operasi Antik Mahakam 2026 berakhir. Polisi akan terus melakukan patroli, pengembangan kasus, dan memburu jaringan peredaran narkotika yang memanfaatkan teknologi digital. Masyarakat juga diminta segera melapor melalui layanan Call Center 110 jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Editor : Dzulfikar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network