ISPA Naik 200% Di Tengah Kabut Asap, Warga Kukar Lintas Agama Berdoa Minta Hujan

Azizah
Ilustrasi.

Kutai Kartanegara, iNewsKutai.id - Kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Di tengah kondisi tersebut, masyarakat lintas agama menggelar doa bersama memohon turunnya hujan, Rabu (2/9/2026).

Ribuan umat Islam memadati halaman Kantor Bupati Kukar untuk melaksanakan salat Istisqa. Kegiatan tersebut diikuti masyarakat, aparatur sipil negara (ASN), hingga pelajar.

Di lokasi berbeda, umat Kristen juga menggelar ibadah dan doa bersama di Taman Tanjong, Tenggarong. Sementara umat Hindu melaksanakan persembahyangan di Pura Payoga Agung Kutai.

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri mengatakan doa lintas agama tersebut merupakan ikhtiar bersama untuk memohon agar hujan segera turun.

“Iya, kita melaksanakan doa bersama. Kristen dan Nasrani di Taman Tanjong dan Hindu-Buddha di tempat ibadahnya masing-masing. Tujuan kita untuk mengetuk pintu langit. Berharap ibadah yang kita lakukan ini segera diturunkan hujan,” kata Aulia.

Doa bersama digelar saat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terlihat di sejumlah wilayah Kukar.

Kondisi udara tersebut juga menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama terhadap kesehatan masyarakat dan aktivitas anak-anak.

PJJ DITERAPKAN MULAI 3 SEPTEMBER

Pemkab Kukar memutuskan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik mulai jenjang PAUD hingga SMP.

Kebijakan tersebut mulai diberlakukan Kamis (3/9/2026). Pembelajaran dilakukan dari rumah untuk mengurangi aktivitas anak-anak di luar ruangan selama kondisi udara belum membaik.

Aulia meminta siswa tetap serius mengikuti kegiatan belajar meski pembelajaran dilakukan dari rumah.

“Kita melaksanakan PJJ, pembelajaran jarak jauh, untuk anak sekolah kita mulai dari PAUD hingga SMP. Diharapkan serius untuk mengikuti pembelajaran ini. Kita harus meminimalisir anak-anak beraktivitas di luar rumah,” ujar Aulia.

Menurut Aulia, kebijakan tersebut juga mempertimbangkan kondisi kesehatan masyarakat. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kukar yang diterimanya, kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mengalami peningkatan.

“Laporan dari Dinkes sendiri, tingkat ISPA mencapai 200 persen dari angka biasanya,” kata Aulia.

Hingga Rabu siang, kabut asap masih terlihat menyelimuti sejumlah wilayah Kutai Kartanegara.

Pemerintah daerah berharap hujan segera turun untuk membantu meredakan karhutla dan kabut asap yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kukar.

Editor : Dzulfikar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network