Bakar Ikan Sepanjang 3 Kilometer, Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-20 Muara Jawa Pesisir

Dzulfikar ASH
Foto: Warga bersama sejumlah unsur pemerintah dan aparat setempat berfoto di sela kegiatan bakar ikan massal dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-20 Kelurahan Muara Jawa Pesisir, Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara, Sabtu (17/10/2026).

KUTAI KARTANEGARA, iNewsKutai.id – Ribuan warga Kelurahan Muara Jawa Pesisir, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, memadati sepanjang Jalan Al-Tahir untuk merayakan hari jadi kelurahan ke-20 melalui kegiatan bakar ikan massal, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan yang diperkirakan melibatkan sekitar 1.500 warga dari 32 rukun tetangga (RT) itu berlangsung meriah. Tempat pembakaran ikan disiapkan di kedua sisi jalan dengan panjang keseluruhan diperkirakan mencapai hampir tiga kilometer.

Lurah Muara Jawa Pesisir, H. Rudiansyah, S.E., M.A.P., mengatakan kegiatan tersebut merupakan gagasan yang telah lama direncanakan, tetapi baru dapat diwujudkan pada peringatan hari jadi kelurahan tahun ini.

Rudiansyah yang baru sekitar enam bulan menjabat sebagai lurah mengaku ingin menghadirkan perayaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya para nelayan.

"Sebenarnya kegiatan seperti ini sudah lama menjadi wacana, tetapi belum pernah terlaksana. Saya baru sekitar enam bulan menjabat, dan akhirnya bisa kita laksanakan," ujar Rudiansyah.

Menurutnya, kegiatan bakar ikan massal dipilih karena sektor perikanan menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Muara Jawa Pesisir.

Ia menyebut hampir 70 persen warga setempat menggantungkan mata pencaharian sebagai nelayan. Karena itu, hasil perikanan dinilai layak menjadi bagian utama dalam perayaan hari jadi kelurahan.

"Kalau Tahun Baru saja kita bisa melaksanakan bakar ikan bersama, kenapa saat hari jadi Pesisir tidak kita lakukan? Apalagi masyarakat di sini sebagian besar nelayan," katanya.

Rudiansyah menjelaskan, tempat pembakaran ikan disusun di sepanjang kedua sisi jalan. Masing-masing sisi diperkirakan memiliki panjang sekitar 1,5 kilometer, sehingga totalnya mencapai hampir tiga kilometer.

"Kalau dihitung kiri dan kanan, panjangnya hampir tiga kilometer. Masyarakat saling berhadapan di sepanjang jalan," jelasnya.

Selain menjadi ajang kebersamaan, kegiatan tersebut diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Rudiansyah menilai perayaan yang melibatkan ribuan warga dapat menjadi kesempatan memperkenalkan potensi perikanan Muara Jawa Pesisir sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.

Sementara itu, tokoh masyarakat Muara Jawa, Imron, mengapresiasi antusiasme warga yang secara sukarela terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, semangat gotong royong sudah terlihat sejak persiapan dimulai sekitar pukul 08.00 WITA. Warga dari berbagai RT bergotong royong menyiapkan tempat pembakaran ikan dan kebutuhan kegiatan.

"Menurut saya ini sangat bagus. Antusiasme masyarakat luar biasa. Semuanya bergotong royong mengadakan bakar ikan bersama untuk memperingati hari jadi Kelurahan Muara Jawa Pesisir yang ke-20," ujar Imron.

Ia mengatakan sebagian tempat pembakaran ikan bahkan disiapkan menggunakan dana swadaya masyarakat, tanpa sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah kelurahan.

Salah satunya dilakukan warga RT 16 yang menyiapkan dua tempat kegiatan. Satu lokasi bergabung dengan RT 24, sedangkan satu lokasi lainnya diselenggarakan secara mandiri.

"Kalau kami, sumbangannya dari masyarakat sendiri. RT 16 menyiapkan dua tempat. Satu bergabung dengan RT 24, satu lagi punya sendiri. Itu semua inisiatif warga yang ingin meramaikan acara bakar ikan," ungkapnya.

Imron menyebut sebagian warga bahkan rela menempuh perjalanan hampir satu kilometer untuk bergabung dalam perayaan tersebut.

Menurutnya, kegiatan bakar ikan kali ini menjadi salah satu yang terbesar sepanjang penyelenggaraan kegiatan serupa di wilayah tersebut.

Tidak hanya bakar ikan massal, peringatan hari jadi ke-20 Muara Jawa Pesisir juga diramaikan berbagai kegiatan, mulai dari senam bersama, lomba karaoke, hingga perlombaan untuk anak-anak.

Imron berharap semangat kebersamaan yang muncul dalam perayaan tersebut dapat terus dipertahankan, terutama dalam kegiatan sosial dan pembangunan lingkungan.

Baginya, keberhasilan kegiatan bukan semata-mata diukur dari panjangnya lokasi pembakaran ikan atau banyaknya masyarakat yang hadir, melainkan dari keterlibatan warga yang secara sukarela menyumbangkan tenaga dan biaya.

Perayaan ini sekaligus memperlihatkan kuatnya hubungan antara kehidupan nelayan, potensi hasil perikanan, dan budaya gotong royong masyarakat Muara Jawa Pesisir.

Di tengah kesibukan mencari nafkah di sektor perikanan, warga menyempatkan diri berkumpul untuk merayakan dua dekade perjalanan kelurahan mereka.

Editor : Dzulfikar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network