Fantastis, Dana Pembangunan Sekretariat Presiden di IKN Nusantara Capai Rp1,4 Triliun

Iqbal Dwi Purnama
.
Sabtu, 23 Juli 2022 | 17:27 WIB
Gedung Sekretariat Presiden di IKN Nusantara dibangun dengan anggaran Rp1,4 triliun. (foto: antara)

JAKARTA, iNewsKutai.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah membuka lelang pembangunan proyek infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Salah satunya adalah pembangunan Sekretaris Presiden dan berikut jalan tol.

Tidak tanggung-tanggung, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp4,9 triliun. Mengutip data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), lelang Gedung Sekretariat Presiden dan bangunan pendukung pada Kawasan Istana Kepresidenan di IKN memiliki kode tender 80752064, dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp1,4 triliun. 

Jenis pekerjaan dari tender tersebut adalah konstruksi, dengan metode pengadaan Tender - Prakualifikasi Dua File - Sistem Nilai yang mengunakan APBN Tahun Anggaran 2022. 

Adapun lokasi pekerjaan pembangunan Gedung Sekretariat Presiden dan bangunan pendukung pada kawasan Istana Presiden terletak di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajem Paser Utara, Kalimantan Timur. 

Saat ini, jumlah peserta yang mengikuti tender tersebut tercatat sebanyak 182 orang terhitung sejak tanggal dibuatnya tender pada 7 Juli 2022 dengan kategori klasifikasi usaha besar. 

Selain itu, Kementerian PUPR juga melelang pembangunan jalan tol IKN Segmen Karangjoang - KKT Kariangau. Paket pengerjaan tersebut memiliki HPS sebesar Rp3,5 tirliun dengan jenis pekerjaan konstruksi. 

Pengerjaan paket Jalan Tol IKN Segmen Karangjoang - KKT Kariangau menggunakan dana APBN dalam tahun anggaran 2022. Lokasi pekerjaan dari proyek ini terletak di kota Balikpapan yang menjadi salah satu akses untuk masuk ke kawasan IKN Nusantara

Sejak tanggal dibuat pada 13 Juli 2022, saat ini peserta tender sudah mencapai 121 peserta. Kode tender untuk proyek tersebut adalah 80779064.  

"Peserta yang melakukan Kerja Sama Operasi (KSO) maka jumlah anggota KSO dapat dilakukan dengan batasan paling banyak 5 perusahaan dalam 1 kerja sama operasi, peserta yang berbadan usaha harus memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK)," tulis pengumuman tersebut, dikutip Sabtu, (23/7/2022). 

Masih dalam situs tersebut, jika tidak ada perubahan, proyek ini bakal melangsungkan penandatangan kontrak pada 1 September 2022 mendatang. Sedangkan untuk pembangunan Gedung Sekretariat Presiden dan bangunan pendukung pada Kawasan Istana Kepresidenan di IKN Nusantara pada 6 Oktober 2022.

Editor : Abriandi
Bagikan Artikel Ini