Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Diklaim Tank Terbaik di Dunia, Tentara Rusia Bikin Tank Abrams AS Jadi Rongsokan di Ukraina
Advertisement . Scroll to see content

Abaikan Larangan Handphone, 89 Tentara Rusia Tewas Dihantam Rudal HIMARS Ukraina

Kamis, 05 Januari 2023 | 09:32 WIB
  • author Wahyu Budi Santoso
Abaikan Larangan Handphone, 89 Tentara Rusia Tewas Dihantam Rudal HIMARS Ukraina
Penggunaan handphone membuat 89 tentara cadangan Rusia tewas pada malam tahun baru. (foto: ilustrasi/reuters)

MOSKOW, iNewsKutai.id - Insiden tewasnya 89 tentara cadangan Rusia pada perayaan pergantian tahun ternyata bermula dari pelanggaran larangan penggunaan handphone di barak. Sinyal telepon genggam digunakan militer Ukraina untuk menemukan lokasi barak pasukan Kremlin.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, hasil penyelidikan awal menemukan fakta jika pasukan cadangan melakukan pelanggaran protokol pengguaa telepon genggam. Sejumlah tentara ngotot memakai ponsel di malam tahun baru secara massal.

Sinyal yang dikeluarkan handphone tersebut membuat lokasi persembunyian tentara cadangan Rusia berhasil diketahui Ukraina. Sedikitnya enam rudal HIMARS buatan Amerika Serikat (AS) ditembakkan ke gedung sekolah kejuruan yang disulap menjadi pangkalan militer di Makiivka di wilayah Donetsk.

"Ada sejumlah prajurit yang keras kepala menggunakan handphone. Jelas penyebab utama penyerangan adalah karena aksi mereka menggunakan telepon genggam secara massal dan memberitahu lokasinya kepada musuh," jelas Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataannya, Rabu (4/1/2023).

Kemhan Rusia dalam pernyataan yang sama memastikan tindakan tegas sudah diambil untuk mencegah insiden serupa kembali terjadi. Kremlin juga memastikan tentara yang terbukti bersalah setelah penyelidikan akan dibawa ke pengadilan.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut