Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pagar DPRD Kaltim Jebol, Massa Masuk Halaman: Tuntut Hak Angket Usut Kebijakan Gubernur
Advertisement . Scroll to see content

Pertambahan Kasus Covid-19 di Kutai Barat Konsisten, Isran Ingatkan Bahaya Omicron

Kamis, 30 Desember 2021 | 20:07 WIB
  • author Abriandi
Pertambahan Kasus Covid-19 di Kutai Barat Konsisten, Isran Ingatkan Bahaya Omicron
Pandemi Covid-19 (Foto: Pixabay)

SAMARINDA, iNews.id - Kasus Covid-19 di Kalimantan Timur per 30 Desember memang hanya bertambah 1 kasus. Namun yang mengkhwatirkan, pertambahan kasus konsisten terlihat di Kutai Barat.

Dalam sepekan terakhir, jumlah kasus Covid-19 di Kubar mencapai 12 orang. Tambahan ini membuat total jumlah kasus corona di Kaltim mencapai 158.332 orang.

Sementara jumlah pasien sembuh bertambah dua orang sehingga totalnya mencapai 152.855. Sedangkan yang sedang menjalani perawatan sebanyak 25.

Gubernur Kaltim H Isran Noor mengatakan, meski tren pandemi Covid-19 terus melandai, namun masyarakan diharapkan tetap waspada dan tetap mengikuti ajuran pemerintah tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes). 

"Dalam berbagai kesempatan, saya selalu mengingatkan masyarakat, agar tetap waspada, dan tidak lalai dalam menerapkan protokol kesehatan, sehingga kita bisa beraktivitas dan tetap terhindar dari Covid-19 yang saat ini masih terjadi,” kata Isran Noor.

Menurutnya jika masyarakat lengah, niscaya keadaan akan memburuk. Apalagi saat ini varian baru Omicron sudah ditemukan di Indonesia. Mutasi baru ini memiliki daya menular sampai 9 kali lebih cepat dibanding varian delta. 

“Jaga kesehatan, taati instruksi pemerintah, baik itu pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten dan kota. Jangan abai, saya selalu menyampikan seperti ini agar kita tetap sehat dalam berbagai aktivitas,” pesannya.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut