get app
inews
Aa Read Next : Prostitusi Ayam Kampus di Surabaya, Pria Kemayu Jual Mahasiswi Rp2 Juta Sekali Kencan

Perempuan Cantik Tewas Dianiaya Pacar Usai Dugem, Diduga Sengaja Dilindas Mobil

Kamis, 05 Oktober 2023 | 10:51 WIB
header img
Perempuan cantik berinisial AN (24) tewas mengenaskan setelah diduga dianiaya pacarnya berinisial GRT usai dugem . (Foto: Ilustrasi/SINDOnews)

SURABAYA, iNewsKutai.id - Perempuan cantik berinisial AN (24) tewas mengenaskan setelah diduga dianiaya pacarnya berinisial GRT usai dugem di salah satu tempat hiburan malam di Kota Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (4/10/2023) malam. 

Sekujur tubuh korban mengalami luka parah. Perempuan yang diketahui berasal dari Sukabumi, Jawa Barat itu, tewas dalam perjalanan ke rumah sakit akibat luka-luka yang dideritanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono menjelaskan jika sebelum tewas, korban bersama teman kencannya dugem di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Jalan Mayjen Jonosewojo, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. 

"Belum diketahui penyebab luka, masih menunggu hasil autopsi di RSUD dr Soetomo," jelasnya, Kamis (5/10/2023).  

AKBP Hendro mengaku, pihaknya masih melakukan penyelidikan termasuk memeriksa rekaman kamera CCTV. Polisi juga memeriksa 15 orang saksi  yang diduga mengetahui peristiwa penganiayaan tersebut.

Di sisi lain, keluarga AN menempuh jalur hukum terkait kematian korban dan melaporkan pemuda berinisial GRT yang merupakan pacar korban ke polisi.

Kuasa hukum keluarga almarhum, Dimas Yemamura mengungkapkan, terlapor diduga menganiaya korban hingga menyebabkan meninggal dunia. 

"Terlapor diduga putra anggota DPR RI fraksi PKB. Ini sangat ironis karena anak pejabat melakukan penganiayaan berat," katanya, Kamis (5/10/2023).

Dia menceritakan, kondisi korban saat pertama kali ditemukan sangat mengenaskan. Ditemukan sejumlah luka memar di paha, lengan dan ada terindikasi terinjak ban mobil. 

"Ada saksi, sekuriti yang melihat terlapor ini menjatuhkan korban dari bagasi lalu sengaja ditinggalkan hingga terlindas ban," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di jatim.inews.id pada 5 Oktober 2023

Editor : Abriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut