Kasus Covid-19 Melonjak di Kaltim, Pemprov Usul Pembelajaran Tatap Muka Maksimal 60 Persen

SAMARINDA, iNewsKutai - Kasus Covid-19 di Kaltim melonjak signifikan dalam sepekan terakhir. Hingga Jumat (11/2/2022), tercatat kasus aktif mencapai 1.855 orang. Mengantisipasi hal tersebut, Pemprov Kaltim mewacanakan pembatasan aktivitas utamanya pembelajaran tatap muka (PTM).
Kepala Biro Adpim Setdaprov Kaltim M Syafranuddin menjelaskan, situasi Covid-19 di Benua Etam cukup mengkhawatirkan. Hampir seluruh kabupaten/kota berstatus zona merah penulara virus corona.
Peningkatan kasus yang cukup signifikan, kata dia, direspons pemprov dengan mengusulkan kepada sekolah untuk menyelenggarakan PTM maksimal 60 persen.
"Pemprov mengusulkan kepada seluruh sekolah yang berada di bawah kewenangan provinsi untuk menggelar PTM maksimal 60 persen. Surat edarannya masih dalam proses sebelum disampaikan ke sekolah," jelasnya dilansir laman Pemprov Kaltim, Jumat (11/2/2022).
Karena itu, meski belum diterbitkan, diharapkan satuan pendidikan binaan Pemprov Kaltim, mulai SMA, SMK dan SLB untuk tetap waspada dan selalu menerapkan protokol kesehatan. Bagi pemerintah kabupaten dan kota bisa menyesuaikan dengan kondisi di daerahnya.
"Kita bersama-sama menjaga agar Covid tidak meningkat setiap harinya," tambahnya.
Editor : Abriandi