Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Sekadar Berebut Juara, Sungai Mariam Cup Hidupkan Lagi Gairah Sepak Bola Desa
Advertisement . Scroll to see content

Pura-pura Jadi Pasien, Dua Pemuda di Kutai Kartanegara Curi 2 Motor Dinas Puskesmas

Senin, 21 Oktober 2024 | 10:41 WIB
  • author Abriandi
Pura-pura Jadi Pasien, Dua Pemuda di Kutai Kartanegara Curi 2 Motor Dinas Puskesmas
Dua pemuda di Sebulu, Kutai Kartanegara mencuri sepeda motor dinas puskesmas. (foto: ist/polres kukar)

TENGGARONG, iNewsKutai.id - Modus pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) semakin beragam. Di Sebulu, Kutai Kartanegara, dua pemuda mencuri motor di parkiran puskesmas.

Untuk memuluskan aksinya, pelaku berinisial B (25) dan MRP (21) menyamar menjadi pasien. Keduanya berpura-pura hendak berobat sebelum menggasak dua unit motor dinas.

Kapolsek Sebulu, AKP Heru Erkahadi menjelaskan, pencurian terjadi pada Kamis (17/10/2024)  setelah salah seorang perawat hendak menggunakan motor dinas. Namun, kendaraan yang disimpan di garasi sudah raib dari tempatnya.

"Dua motor dinas diparkir di garasi puskesmas lama dalam kondisi tidak dikunci stang sehingga memudahkan pelaku beraksi,"jelas AKP Heru dalam keterangannya dikutip Senin (21/10/2024).

Unit Reskrim Polsek Sebulu yang mendapat laporan pencurian segera melakukan penyelidikan. Tidak butuh waktu lama, polisi menangkap B di kediamannya dengan barang bukti dua unit motor curian.

Setelah diinterogasi, B kemudian menyebut satu pelaku lainnya yakni MRP yang diciduk keesokan harinya Jumat (18/10/2024), sekitar pukul 11.30 WITA di pinggir jalan Desa Sebulu Ilir.

Dari tangan keduanya, polisi menyita dua unit motor curian dan satu sepeda motor yang digunakan saat beraksi serta sebuah handphone. Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Polsek Sebulu untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Para tersangka dijerat Pasal 363 Ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan serta Pasal 55 KUHP tentang turut serta dalam melakukan tindak pidana.

"Masih dilakukan pemeriksaan intensif untuk pengembangan guna mengetahui kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lain dalam kasus ini,"pungkasnya.

Editor: Abriandi

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut