Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Izinkan Sekolah Gelar Wisuda Perpisahan, Mendikdasmen: Tidak Boleh Memberatkan Orang Tua
Advertisement . Scroll to see content

Seleksi Masuk SMK Diubah, Begini Aturan Baru Sistem Penerimaan Murid Baru 2025

Selasa, 04 Maret 2025 | 11:34 WIB
  • author Ari Sandita Murti
Seleksi Masuk SMK Diubah, Begini Aturan Baru Sistem Penerimaan Murid Baru 2025
Sistem penerimaan siswa baru untuk SMK diubah berdasarkan sejumlah indikator. (Foto Ilustrasi : antara)

JAKARTA, iNewsKutai.id - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 tidak berlaku bagi siswa yang ingin mendaftar ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Seleksi masuk SMK akan dilakukan berdasarkan nilai rapor, prestasi, atau tes bakat dan minat sesuai dengan bidang keahlian yang dipilih.

"Jalur penerimaan murid baru tidak berlaku bagi SMK. Seleksi akan mempertimbangkan nilai rapor, prestasi, atau hasil tes bakat dan minat sesuai dengan bidang keahlian yang dipilih serta prioritasnya," kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti dalam konferensi pers di kantornya pada Senin (3/3/2025).

Mu'ti mengatakan, terdapat kuota prioritas minimal 15 persen bagi calon siswa SMK yang berasal dari keluarga kurang mampu serta penyandang disabilitas. 

Selain itu, calon siswa SMK yang berdomisili dekat dengan sekolah juga mendapatkan kuota prioritas sebesar 10 persen. Sementara itu, pada jenjang SMP, kuota berdasarkan domisili dikurangi menjadi 40 persen.

Sedangkan untuk jalur afirmasi menjadi 20 persen, jalur prestasi minimal 25 persen, sedangkan kuota untuk jalur mutasi tetap 5 persen seperti dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sebelumnya.

Untuk jenjang SMA, kuota jalur domisili ditetapkan minimal 30 persen, jalur afirmasi meningkat menjadi 30 persen, jalur prestasi minimal 30 persen, dan jalur mutasi tetap 5 persen.

Pada jenjang SD, tidak ada perubahan kuota dibandingkan dengan sistem sebelumnya.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut