KUTAI KARTANEGARA, iNewsKutai.id — Badan jalan di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, ambles. Pemerintah menutup sementara ruas yang menghubungkan Samarinda, Tenggarong, dan Balikpapan itu demi keselamatan pengguna jalan.
Asisten II Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara Muhammad Irianto meminta masyarakat tidak melintasi lokasi terdampak. Jalur alternatif yang tersedia untuk sementara hanya dapat digunakan warga sekitar.
“Dengan adanya kejadian yang terjadi di jalan di Desa Jembayan, di Mergasari, kami mengimbau kepada masyarakat untuk sementara tidak menggunakan akses jalan yang terkendala ini,” kata Irianto.
Pengalihan arus kendaraan dari arah Loa Janan untuk sementara diarahkan melalui Kota Samarinda. Kendaraan dari arah Tenggarong juga diminta mengikuti pengaturan lalu lintas yang disiapkan pemerintah dan aparat.
Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto mengatakan jalur alternatif yang tersedia saat ini baru dapat dilalui kendaraan roda dua. Adapun akses untuk kendaraan roda empat dan kendaraan berat masih dibahas.
“Untuk roda empat dan kendaraan besar lainnya, saat ini sedang kita bahas jalur alternatif. Akan kita sampaikan secepatnya,” ujar Hari.
Ia meminta warga tidak mengambil keuntungan dari pengalihan arus dengan melakukan pungutan liar.
“Jangan sampai ada pungli. Kita berusaha melancarkan dan mencari alternatif tercepat untuk bisa menggunakan jalur tersebut,” katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar Wiyono mengatakan penentuan jalur alternatif tidak bisa dilakukan sembarangan. Jalur yang dipilih harus mempertimbangkan kondisi jalan sekaligus aktivitas warga di sekitarnya.
“Kalau dua kendaraan lewat itu nggak bisa. Oleh karena itu, perlu ada pembahasan, jangan sampai nanti mengganggu warga setempat,” ujar Wiyono.
Ruas yang amblas tersebut merupakan jalan nasional. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur menyatakan pekerjaan sebelumnya telah selesai dan memasuki tahap serah terima akhir pekerjaan atau FHO pada 17 Januari 2026.
Kasatker PJN 1 Kaltim BBPJN Deddy Junaidi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat untuk mengatur pengalihan arus. BBPJN juga memasang kamera pengawas di sekitar lokasi untuk memantau kondisi jalan.
Penanganan sementara disiapkan. BBPJN akan memobilisasi alat berat ke Jembayan. Satker PJN 1 Kaltim juga menyiapkan Jembatan Bailey, jembatan rangka baja yang dapat dirakit sebagai akses sementara.
Menurut Deddy, mobilisasi alat berat dan kebutuhan penanganan masih dilakukan. Peralatan diupayakan dikirim dari lokasi lain ke Jembayan.
“Insyaallah nanti minggu depan kami sudah bergerak, karena sekarang ini kami sedang mencoba pengangkutan alat berat dari lokasi ke mari,” ujarnya.
Jembatan Bailey diharapkan menjadi bagian dari solusi sementara untuk memulihkan akses kendaraan. Namun, penggunaannya tetap menunggu kesiapan teknis dan kondisi lapangan.
Sampai jalur alternatif dinyatakan aman, pemerintah meminta kendaraan roda empat dan kendaraan berat tidak memaksakan diri melintasi ruas yang amblas. Informasi mengenai pengalihan arus akan disampaikan melalui pemerintah dan aparat setempat.
Editor : Dzulfikar
Artikel Terkait
