Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar Harga BBM Terbaru 1 Mei 2025 di Kalimantan Timur, Pertamax Cs Turun
Advertisement . Scroll to see content

Pakai Pertamax Lebih Irit Dibanding Pertalite, Begini Penjelasan Teknisnya

Minggu, 25 September 2022 | 15:20 WIB
  • author Rizky Fauzan
Pakai Pertamax Lebih Irit Dibanding Pertalite, Begini Penjelasan Teknisnya
Pemakaian Pertamax lebih irit dibandingkan menggunakan Pertalite. (Foto: MNC Media)

JAKARTA, iNewsKutai.id - Pemakaian Pertamax pada kendaraan ternyata lebih irit dibanding Pertalite. Hal itu dikarenakan perbedaan kandungan oktan dalam jenis bahan bakar minyak (BBM) yang mempengaruhi kinerja mesin.

Pengamat otomotif dan akademisi dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menjelaskan, mesin kompresi tinggi menuntut bahan bakar dengan oktan yang lebih tinggi pula. Hal ini akan meningkatkan performa dan penghematan BBM.

Dia menjelaskan, Pertalite merupakan BBM Research Octane Number (RON) 90 atau biasa disebut oktan 90 memiliki standar internasional kimiawi yang seragam di seluruh dunia. RON merupakan ikatan kimia pada fluida bahan bakar yang menentukan tingkatan kekuatan BBM menerima kompresi di dalam mesin motor bakar.

"Di samping secara instan akan membuat kendaraan kita bahkan jauh lebih boros. Karena, BBM-nya belum sampai ke bagian atas pistonnya, sebelum terpercik api dari busi, sudah terbakar sebelum waktunya. Akibat lainnya, mesin akan cepat mengalami overheating," kata Yannes kepada awak media, Sabtu (24/9/2022).

Dia menambahkan, Pertamax dengan oktan yang lebih tinggi ideal untuk mesin-mesin kendaraan modern yang berkompresi antara 9:1 sampai 11:1. Sebab, ini akan mengoptimalkan efisiensi BBM-nya dan kinerja mesinnya. Makin tinggi kompresi ruang bakar, makin sempurna pembakaran yang dihasilkan.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut