get app
inews
Aa Text
Read Next : Membelot ke KKB Papua, Desertir Polres Yalimo Bripda Aske Mabel Didor Polisi

Konflik Pilkada di Papua Tengah Diduga Disusupi KKB, 12 Orang Tewas Ratusan Luka Dipanah

Sabtu, 05 April 2025 | 20:06 WIB
header img
Bentrokan Pilkada di Puncak Jaya sudah menewaskan 12 orang dan ratusan orang luka terkena panah. (Foto: Satgas Ops Humas Damai Cartenz)

MIMIKA, iNewsKutai.id - Konflik pilkada di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, masih terus berlangsung hingga saat ini. Bentrokan yang pecah sejak 27 November 2024 hingga saat ini sudah menewaskan 12 orang.

Ratusan orang lainnya luka terkena panah maupun senjata tajam. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua diduga menyusup ke kelompok pendukung pasangan calon kepala daerah yang bertikai.

"Dari hasil pendataan, korban tewas sebanyak 12 orang. Delapan di antaranya berasal dari kubu paslon 01," ungkap Kepala Operasi Damai Cartenz-2025 Brigjen Pol dr Faizal Ramadhani didampingi Wakil Kepala Operasi Kombes Pol Adarma Sinaga, Sabtu (5/4/2025).

Tidak hanya itu, jumlah korban luka-luka akibat terkena panah mencapai 658 orang. Perinciannya, 423 orang pendukung paslon 01, sedangkan 230 lainnya dari kubu paslon 02.

Kerugian material juga tidak kalah besar. Sebanyak 201 bangunan dibakar, terdiri atas 196 unit rumah warga, satu bangunan sekolah (SD Pruleme belakang Toba Jaya), 1 Kantor Balai Kampung Trikora, 1 Kantor Distrik Irimuli, 1 Kantor Partai Gelora serta Kantor Balai Desa Pagaleme.

"Korban tewas diduga terkena tembakan senjata api dari KKB yang memanfaatkan situasi politik di tengah pelaksanaan pilkada," ujarnya.

Satgas Damai Cartenz menemukan indikasi jika KKB Papua sengaja memanfaatkan situasi untuk melancarkan aksinya meneror masyarakat dan menciptakan konflik berkepanjangan.

Editor : Abriandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut