get app
inews
Aa Text
Read Next : Diduga Akibat Kebocoran LPG, Warung Penjual BBM di Samboja Barat Terbakar

Setahun Aulia–Rendi, Bantuan RT Naik Tiga Kali Lipat Jadi Rp150 Juta

Selasa, 23 Juni 2026 | 20:46 WIB
header img
Foto: Pemkab Kukar Launching Program RT-Ku Terbaik.

TENGGARONG, iNewsKutai.id — Tepat setahun memimpin Kabupaten Kutai Kartanegara, Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin meluncurkan sejumlah program strategis yang menjadi bagian dari visi besar Kukar Idaman Terbaik 2025–2030. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah peluncuran program RT-Ku Terbaik, sebuah skema penguatan pembangunan berbasis lingkungan yang menaikkan alokasi bantuan bagi rukun tetangga dari Rp50 juta menjadi Rp150 juta per RT.

Peluncuran program tersebut dilakukan di Gedung Putri Karang Melenu (PKM), Tenggarong, Selasa, 23 Juni 2026.

Di hadapan para ketua RT dan perangkat daerah, Aulia mengatakan peluncuran RT-Ku Terbaik baru dapat dilakukan setelah seluruh regulasi pendukung rampung disusun. Menurut dia, kepastian regulasi menjadi syarat penting agar program berjalan sesuai koridor hukum dan tata kelola pemerintahan.

“Karena regulasi yang menaungi program ini baru selesai, maka hari ini kita resmi meluncurkannya,” kata Aulia.

Program RT-Ku Terbaik merupakan pengembangan dari pola bantuan RT yang selama ini telah berjalan. Jika sebelumnya setiap RT menerima alokasi Rp50 juta, kini nilainya meningkat tiga kali lipat menjadi Rp150 juta.

Peningkatan anggaran itu dinilai sejalan dengan besarnya peran RT sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Di Kukar, terdapat 3.212 RT yang tersebar di 20 kecamatan, 193 desa, dan 44 kelurahan.

Aulia berharap tambahan anggaran tersebut mampu mempercepat penyelesaian persoalan-persoalan yang paling dekat dengan warga, sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

“Semakin meningkat pembiayaan ini, semakin besar pula manfaat yang bisa dirasakan masyarakat di tingkat RT,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga mengatur penggunaan dana secara lebih terarah. Dari total Rp150 juta yang diterima setiap RT, masing-masing 30 persen dialokasikan untuk ketahanan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan operasional RT. Sementara 10 persen lainnya diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur lingkungan.

Skema tersebut memungkinkan dana digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bantuan sosial, kegiatan gotong royong, pelatihan keterampilan, dukungan usaha masyarakat, operasional kelembagaan RT, hingga perbaikan jalan lingkungan, drainase, dan rehabilitasi rumah tidak layak huni.

Namun, peningkatan anggaran itu dibarengi dengan penguatan mekanisme pengawasan. Berbeda dari sebelumnya, dana akan disalurkan melalui kecamatan dengan tahapan perencanaan, verifikasi, hingga pelaporan yang lebih ketat.

Setiap kegiatan harus lebih dahulu disepakati melalui musyawarah warga di tingkat RT sebelum diverifikasi kecamatan dan ditetapkan pemerintah daerah. Penyaluran dana dilakukan bertahap sesuai perkembangan pelaksanaan kegiatan.

Aulia menegaskan pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh warga.

“Seluruh masyarakat harus ikut memastikan anggaran ini digunakan dengan baik dan tepat sasaran,” katanya.

Meski demikian, ia menilai faktor terpenting bukan sekadar pengawasan, melainkan keterlibatan warga dalam setiap proses pengambilan keputusan. Menurutnya, musyawarah RT harus menjadi ruang utama untuk menentukan kebutuhan dan prioritas pembangunan lingkungan.

“Pelibatan seluruh warga dalam musyawarah dan pelaksanaan kegiatan menjadi pilar utama keberhasilan program ini,” ujar Aulia.

Selain RT-Ku Terbaik, Pemkab Kukar juga meluncurkan Aplikasi Kukar Siap Kerja melalui platform Job Fair Everyday yang dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi lowongan pekerjaan.

Pemerintah daerah turut memperkenalkan Portal Pengaduan Kukar, sebuah kanal digital yang memungkinkan masyarakat menyampaikan aspirasi, kritik, maupun keluhan terkait pelayanan dan pembangunan secara langsung.

Untuk mendukung pelaksanaan RT-Ku Terbaik, Pemkab Kukar menyiapkan aplikasi BESTARI sebagai basis data RT serta aplikasi khusus RT-Ku Terbaik yang digunakan dalam proses perencanaan, pengelolaan, dan pelaporan kegiatan.

Melalui integrasi sistem digital tersebut, pemerintah berharap program yang menyentuh langsung lingkungan warga itu dapat berjalan lebih transparan, partisipatif, akuntabel, dan berkelanjutan. Di usia satu tahun kepemimpinan Aulia–Rendi, RT-Ku Terbaik menjadi salah satu program yang diproyeksikan menjadi motor pembangunan dari tingkat paling bawah: rukun tetangga.

Editor : Dzulfikar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut