Adapun warga pralansia dan lansia disarankan mengurangi kegiatan di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Menurut Budy, paparan panas dan asap dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Jika harus keluar rumah, warga disarankan mengenakan pakaian yang menutupi tubuh, seperti baju dan celana panjang, jaket, topi, jilbab, atau membawa payung.
Dinkes juga mengingatkan warga menjaga kecukupan cairan. Cuaca panas dan kering berpotensi menyebabkan dehidrasi. “Jangan sampai kita dehidrasi. Minum cukup, paling tidak 1 sampai 2 liter dalam waktu sehari semalam, minum air putihnya,” ujar Budy.
Soal kategori kualitas udara, Budy mengatakan penentuannya merupakan kewenangan instansi lingkungan hidup. Namun dari sisi kesehatan, semakin tinggi paparan asap, semakin besar pula potensi gangguan pada saluran pernapasan.
Editor : Dzulfikar
Artikel Terkait
