Dinkes Kukar Soroti Kebiasaan Minum Es Teh hingga Boba, Ingatkan Risiko Diabetes

Tim iNews Kutai
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ismi Mufidah. Foto: Pemkab Kukar

Tingginya angka kunjungan tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan pelayanan terkait diabetes. Namun, jumlah kunjungan itu tidak dapat langsung diartikan sebagai jumlah penderita karena seorang pasien dapat melakukan pemeriksaan lebih dari sekali.

Ismi menilai perubahan kebiasaan konsumsi menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Ia mencontohkan minuman berbahan buah yang kerap dianggap sehat. Menurutnya, manfaat buah perlu dibedakan dari minuman olahan yang mengandung banyak gula atau bahan tambahan.

“Kalau mau makan atau minum buah, ya buah aslinya. Yang perlu diperhatikan itu tambahan-tambahannya,” jelasnya.

Bahkan, es teh yang mudah ditemukan di warung maupun tempat makan juga perlu diperhatikan kadar gulanya. Penambahan es terkadang diikuti penggunaan gula lebih banyak agar rasa manis tetap terasa.

Selain minuman, Ismi mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan porsi makanan pokok. Karbohidrat yang terkandung dalam nasi, misalnya, akan diolah tubuh menjadi glukosa.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network