Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Profil Ruben Amorim, Pelatih Baru Manchester United yang Minim Pengalaman di Eropa
Advertisement . Scroll to see content

Trauma Bek Arema FC Asal Portugal Saksikan Koridor Stadion Kanjuruhan Penuh Darah dan Suporter Tewas

Senin, 03 Oktober 2022 | 08:49 WIB
  • author Andika Rachmansyah
Trauma Bek Arema FC Asal Portugal Saksikan Koridor Stadion Kanjuruhan Penuh Darah dan Suporter Tewas
Bek Arema FC asal Portugal Sergio Silva menyaksikan insiden maut di Stadion Kanjuruhan Malang. (foto: LIB)

Dia kemudian menceritakan situasi setelah peluit panjang dibunyikan. Menurutnya, para pemain seperti biasa ingin menghampiri suporter sebagai bentuk penghormatan atas dukungan yang diberikan kendati menelan kekalahan. 

Namun ketika banyak pendukung yang masuk ke dalam lapangan, dia dan para pemain lainnya akhirnya memilih untuk segera masuk ke ruang ganti. 

"Ini adalah derby yang sebanding dengan FC Porto-Benfica. Ini pertandingan yang membuat stadion penuh. Namun karena bisa menimbulkan risiko, kehadiran suporter Persebaya tidak diperbolehkan. Kami tidak pernah berpikir bisa sampai seperti ini,” kata Silva. 

“Meski kalah, kami akan berjalan-jalan di sekitar stadion untuk menghormati para penggemar, langkah itu terbatas pada pertemuan di tengah lapangan. Kami menerima indikasi dengan beberapa penggemar di lapangan, saya pikir banyak yang datang untuk memberi dukungan dan bukan untuk menyerang, tetapi lebih baik pergi ke ruang ganti,” lanjutnya.

(Artikel ini telah tayang di www.inews.id dengan judul : Bek Arema FC Cerita Suasana Horor usai 5 Jam Tertahan di Ruang Ganti Kanjuruhan: Penuh Jeritan dan Darah!)

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut