Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Status Hukum Inkrah, Putri Candrawathi Dijebloskan ke Lapas Pondok Bambu
Advertisement . Scroll to see content

Jadi Eksekutor Terakhir, Begini Perintah Ferdy Sambo Usai Tembak Mati Brigadir J

Senin, 28 November 2022 | 13:29 WIB
  • author Achmad Al Fiqri
Jadi Eksekutor Terakhir, Begini Perintah Ferdy Sambo Usai Tembak Mati Brigadir J
Terdakwa pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo. (Foto: Dok.iNews.id)

JAKARTA, iNewsKutai.id - Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo ternyata memberikan perintah khusus kepada anak buahnya usai menembak mati Brigadir J alias Nofryansah Yoshua Hutabarat. Dia meminta agar perkara istrinya Puri Candrawathi tidak tersebar.

Hal tersebut terungkap dalam persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (28/11/2022). Sidang menghadirkan saksi mantan Wakaden B Biro Paminal Propam Polri AKBP Arif Rachman Arifin.

Kepada majelis hakim, AKBP Arif menceritakan ketika dirinya diminta datang ke rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri pada Minggu, 10 Juli 2022. 

"Saat tiba di sana, sudah ada Pak Hendra, Pak Chuck, dan ada beberapa orang lagi saya lupa," tutur Arif di PN Jaksel, Senin (28/11/2022).

Dia mengaku, Ferdy Sambo saat itu langsung memberi perintah kepada anak buahnya di Div Propam agar menyembunyikan kasus pembunuhan Brigadir J dari publik. Dia meminta agar folder penyidikan tidak dibongkar.

"Sampaikan ke penyidik, folder perkara istri saya jangan sampai tersebar karena itu aib keluarga saya," ujar AKBP Arif menirukan ucapan Ferdy Sambo.

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut