Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Saat Korban Bertambah, Pertanyaan Lama Kembali Muncul: Mengapa Ponpes Ini Masih Beroperasi?
Advertisement . Scroll to see content

Santri Tewas Dikeroyok 17 Orang di Pesantren, Disiksa Pakai Kabel Setrika dan Gagang Sapu

Selasa, 09 Januari 2024 | 10:48 WIB
  • author Solichan Arif/Abriandi
Santri Tewas Dikeroyok 17 Orang di Pesantren, Disiksa Pakai Kabel Setrika dan Gagang Sapu
MA, seorang santri pondok pesantren di wilayah Kelurahan Kalipang, Sutojayan, Blitar, Jawa Timur tewas dikeroyok 17 orang santri. (foto: ilustrasi/ist)

Sebanyak 17 santri lainnya kemudian mengeroyok korban hingga babak belur dan tidak sadarkan diri. Keluarga MA baru dikabari saat korban sudah ditangani di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi pada Rabu (2/1/2024).

"Korban dipukuli menggunakan kabel seterika, gagang kayu dan sapu. Ada juga yang menggunakan tangan kosong," katanya.

Pihak keluarga yang tidak terima, kemudia melapor ke Polres Blitar. Sebanyak 17 santri yang melakukan kemudian ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Hanya saja, polisi tidak melakukan penahanan karena para pelaku masih berusia 14-15 tahun. Kendati demikian, Febby memastikan mereka dijerat UU Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara. 

Artikel ini telah tayang di inews.id pada 9 Januari 2024

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut