Korsleting Diduga Picu Kebakaran di Samarinda Seberang, 5 Rumah Hangus dalam 1 Jam
SAMARINDA, iNewsSamarinda.id – Kepanikan menyelimuti warga Jalan Dato Iba, Gang Keluarga dan Gang Bhinneka I, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Senin (15/6/2026) sore. Kobaran api yang muncul dari salah satu rumah tiba-tiba membesar dan melahap sedikitnya lima bangunan di kawasan padat penduduk tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Warga yang melihat asap dan api dari salah satu rumah langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri dan menyelamatkan barang-barang berharga yang masih bisa dievakuasi.
Dalam waktu singkat, api menjalar ke bangunan lain karena sebagian besar rumah di lokasi terbuat dari material kayu dan berdiri saling berdekatan.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Samarinda, Ahmad Supriyanto, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan sejumlah unit pemadam begitu menerima laporan warga.
"Kami menerima informasi sekitar pukul empat sore. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah cukup besar dan merambat ke bangunan lainnya," kata Ahmad.
Menurut dia, karakteristik bangunan yang didominasi kayu menjadi faktor utama cepatnya penyebaran api.
"Rumah-rumah di lokasi sebagian besar berbahan kayu. Itu yang membuat api sangat cepat membesar dan berpindah ke bangunan di sebelahnya," ujarnya.
Petugas sempat menghadapi kendala karena akses jalan menuju lokasi relatif sempit. Selain itu, kebutuhan pasokan air juga menjadi tantangan selama proses pemadaman berlangsung.
Meski demikian, puluhan personel yang dibantu relawan kebencanaan dan warga sekitar berhasil mengendalikan kobaran api sekitar satu jam kemudian.
"Alhamdulillah api bisa dilokalisir. Kalau terlambat sedikit saja, kemungkinan jumlah rumah yang terbakar bisa lebih banyak karena kawasan ini cukup padat," ungkap Ahmad.
Berdasarkan pendataan sementara, lima bangunan mengalami kerusakan berat. Beruntung seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Mengenai penyebab kebakaran, Ahmad menyebut dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang berasal dari salah satu rumah.
"Dugaan sementara memang mengarah pada arus pendek listrik. Namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang," jelasnya.
Saat ini petugas masih melakukan pendataan terhadap jumlah warga terdampak dan nilai kerugian yang ditimbulkan. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Editor : Dzulfikar