Tak habis akal, pelaku kemudian memasukkan jarinya ke kemaluan korban dan melakukan onani. Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku kemudian merampas perhiasan yang dikenakan korban dan mengancam agar tidak memberitahukan perbuatannya ke orang lain.
"Saat jam pulang sekolah, pelaku membawa pulang korban dan menurunkannya di kawasan Loa Janan Ilir. Korban kemudian pulang dengan berjalan kaki kerumahnya dan melaporkan kejadian yang menimpanya ke orangtuanya,"ujarnya.
Geram dengan perbuatan pelaku, orang tua korban langsung membuat laporan polisi di Polsek Samarinda Seberang. Setelah mengumpulkan keterangan serta bukti visum, pelaku akhirnya diringkus saat pulang dari tempat kerjanya, Selasa (21/3/2023).
"Pelaku mengakui semua perbuatannya mulai dari mencabuli korban dan mengambil anting emas,” ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka juga mengaku pernah melakukan perbuatan serupa pada Desember 2022 lalu di Samarinda Seberang. Namun, saat itu korban berhasil diselamatkan sekuriti karena menangis.
Editor : Abriandi
Artikel Terkait