Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : MK Putuskan Pendidikan SD-SMP Negeri dan Swasta Gratis, Biaya Ditanggung Pemerintah
Advertisement . Scroll to see content

Ada Dugaan Pelanggaran Kode Etik, MKMK Bisa Batalkan Putusan MK yang Loloskan Gibran ke Pilpres 2024

Kamis, 02 November 2023 | 08:51 WIB
  • author Riyan Rizky/Abriandi
Ada Dugaan Pelanggaran Kode Etik, MKMK Bisa Batalkan Putusan MK yang Loloskan Gibran ke Pilpres 2024
MKMK bisa membatalkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas usia capres-cawapres. (Foto: ilustrasi/MPI)

JAKARTA, iNewsKutai.id - Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) bisa membatalkan putusan MK terkait batas usia capres-cawapres yang menjadi karpet merah Gibran Rakabuming melenggang ke pemilihan presiden (pilpres) 2024.

Putusan bisa batal jika MKMK menemukan dugaan pelanggaran kode etik terhadap Ketua MK Anwar Usman cs. Hal tersebut disampaikan Dekan Fakultas Hukum Universitas Jenderal Sudirman (FH Unsoed), Prof M Fauzan dalam keterangannya, Kamis (2/10/2023).

"Kekuatan putusan MK yang bersifat final dan mengikat dapat dibatalkan jika ditemukan pelanggaran kode etik. Pembatalannya ada dua cara, pertama oleh MK sendiri atas perintah MKMK atau oleh MKMK yang memeriksa dan memutus laporan adanya pelanggaran kode etik,” kata Fauzan.

Fauzan mengatakan, jika putusan MKMK menyatakan hakim konstitusi terbukti dengan sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran etik, dalam perspektif moral putusan yang telah diambil tidak memiliki legitimasi secara moral. 

“Atas putusan yang telah diambil, maka ada beberapa kemungkinan, pertama tetap berlaku sesuai dengan hukum tata negara positif (yang sedang berlaku). Kedua perlu diingat bahwa di atas hukum sebenarnya ada moralitas, maka hukum yang baik tentunya harus memperhatikan aspek moralitas,” ujarnya. 

Editor: Abriandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut